Assalamu'alaiku,hello gentleman and ladies... :D
Uhuk uhuk uhuk... *duh,debunya tebel banget *bersihin blog
Uhuk uhuk uhuk... *duh,debunya tebel banget *bersihin blog
Wah,sudah hampir setahun blog ini gak ada tulisannya
ya,maklum lagi sibuk... *ah ngeles. Tiba-tiba tangan pegel mau nulis
nih,kefikiran suatu kejadian dua bulan yang lalu. P – E – L – A – T – N – A –
S. Jadi,pelatnas adalah singkatan dari Pelatihan Nasional. Di sini kamu bakalan
bertemu materi,materi,materi, dan materi lagi. #Eh enggak deng,bercanda mah
itu...
Pelatnas adalah suatu wadah yang disediakan oleh Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Negara Kesatuan Republik Indonesia
[NKRI]. *sok formal ah*. Di Pelatnas ini kamu akan bertemu orang-orang
beruntung yang dipilih untuk mengikuti kegiatan ini,selama 3,5 minggu untuk
tahap pertama ini. Peserta Pelatnas dipilih dari saringan peserta Olimpiade
Sains Nasional (OSN),dimana tahun ini (2015) diadakan di Yogyakarta (SMA).
Nah,yang aku ikuti adalah Pelatnas dibidang Biologi yang
uniknya tidak seperti pelajaran lain,hanya memilih peraih medali emas,perak,
dan perunggu bagian atas untuk kelas 12 dan memiliki peraih medali dan juga
non-medalis bagian atas yang beruntung untuk kelas 11/10, yang tiap tahunnya
berubah.Pelatnas kali ini gak move on (cie galau *ditimpuk bata) dari tahun
sebelumnya,tetap ditempat tercinta Wisma Kartini dan juga tetap bersama Peserta
Pelatnas Kimia dan Astronomi *yeay \:v/*.
Pada postingan kali ini,yang bakalan dibahas (?) adalah 29
peserta lain yang mengikuti program ini dari Pertengahan Oktober-Pertengahan
November,dari mata (dan kacamata)ku... 29 peserta ini menyebar dari beberapa
bagian di Indonesia,dari Medan sampai Gorontalo (bukan Sabang sampai Merauke
sih...).Dan akan dimulai dari peserta yang paling kenal pertama kali.Namun,di bawah akan ada foto mereka satu-satu,dua-dua,ataupun bareng-bareng.
![]() |
| Hati-hati ya,para perempuan ini mungkin lagi masa-masa emosinya (read : siklus m *eh).Dari kiri ke kanan : Salsa,Kak Nisil,Viola,Saskia,Kak Amel,Kak Fatin, dan Alfina. |
![]() |
| Anggota Dinasti Ming Pelatnas IBO 2016 Tahap 1 (gak lengkap sih sayangnya).Dari kiri atas ke kanan bawah : Kak Adriel,Kak Wilson,Kak Robin,Jordan,Vincent,Jason, dan Kak Willy. |
![]() |
| Kepala suku kitaaaaaa.....Kak Faqih. |
![]() |
| Walaupun gak suka difoto,ternyata ada loh fotonya Rio ini. |
![]() |
| Kalau yang ini namanya Haryo |
![]() |
| *Duh editannya jelek* *Gak ada foto yang pas lagi sih* Beberapa peserta pelatnas lagi,dari kiri atas ke kanan bawah : Syailendra,Kak Ihya,Royyan,Kak Paksi,Kak Roihan,Kak Ilham,Kak Aby,Andrea,Prakas. |
Nah,ini dia yang pertama,dewii...Kami sama-sama berasal dari
Ranah Minang,dan juga merantau untuk bersekolah ke kumpulan sekolah Turki
dengan kerjasama dengan Indonesia (duh,sekarang penamaannya ribet gara-gara
Pasiad diganti).Kak Amelia Nur Khasanah,aku sudah kenal sama kakak ini sejak
tahun 2012 (aku kelas 7,kakaknya kelas 8).Seingetku aku kenal kakaknya sebelum
kami pergi ke pusat bumi (read : Pontianak,0 derajat lintang).Nah,selain
mendewii di Biologi,kakaknya juga alim,baik, dan kalau sudah kenal banget jadi
deket (yaiyalah).Nah di 2012 ini kakaknya dapet medali emas (satu-satunya
medali untuk Sumbar coba T.T , waktu itu aku gak dapet *ah,baper kan?). Pernah
juga keinget waktu pulang dari Jakarta ke Padang abis itu pesawatnya lagi dalam
keadaan mengkhawatirkan (yaiyalah,laptopku waktu itu sampai “terbang” coba di
pesawat).Setelah OSN 2012 itu,kami benar-benar berkompetisinya lagi pas OSN
2014 di Mataram (eh aku masih kelas 9 sih). Lagi-lagi kakaknya dapet medali
perak (tepat di atas kakak kelasku yang akhirnya mengharumkan nama Indonesia
dengan dapet medali emas [terakhir] satu-satunya di IBO 2015 Aarhus) dan aku
gak dapet medali.Kakaknya ikut pelatnas di tahun itu,sampai pelatnas 2 lalu,dan
di OSN 2016 dapet emas (lagi) hingga sekarang dipanggil Pelatnas Biologi
Persiapan IBO 2016 Ha Noi. Dan kakaknya juga lolos ke Pelatnas 2 yang
insyaallah akan diadakan sekitaran Ferbuari/Maret/April 2016.
Saatnya berpindah ke manusia yang satu ini. Makhluk terbully
pelatnas 2016 (HAHAHA,eh tapi menurut versi yang cewek sih Jordan
tersyahrini,malah Kak Wilson katanya yang terbully :P *eh)....Timothy
Jordan.Oke,sebenarnya kami sudah pernah berada dalam suatu kompetisi yang sama
di tahun 2012 (read : OSN),dimana saat itu dia masih kelas 7 juga.Nah,saking
dewanya dia iniiii,masih kelas 7 udah dapet perak ke 5,dan saat berkumpul
kembali di OSN 2013 Batam,dia Emas 1 -_-. Nah,karena alhamdulillah di Batam aku
dapat medali juga,kami dikumpulkan oleh Kemdikbud di sebuah LPMP daerah Jakarta
Selatan untuk mengikuti 15 hari membakar otak di tungku wajan (read : Training
Centre I***).Eh,apa itu I***? PM lewat fb ya *loh.Jadi,I*** adalah sebuah
kompetisi internasional yang menguji pesertanya dengan melakukan 3 jenis
ujian,pilihan ganda,essay, dan praktikum.Nah,praktikumnya ini pertim dimana
satu timnya 3 orang. *Loh kok ini malah ngejelasin IJSOnya*. Di tahun itu,aku
belum diberi kesempatan mengikuti kompetisi internasional (aku tahu diri
kok,inggrisku masih berlepotan,kemampuan ipa ku kalah jauh dibanding 6 master
yang lolos,termasuk Jordan ini). Nah bercermin dari kegagalanku itu,aku mulai
rajin mendalami Biologi,dan tentunya belajar dari soal-soal IBO yang ada. (bagi
spesies yang ada di pelatnas,kegiatan yang aku lakukan ini mungkin akan disebut
dengan istilah “Ngambis”). Sampai kepada OSN 2014,dia juga lolos ini,walaupun
pada akhirnya gak ada peserta kelas 10 yang dapat medali,tapi semuanya
alhamdulillah dipanggil pelatnas.Walaupun begitu,Jordan kurang beruntung belum
mencicipi pelatnas 2 waktu itu.Kembali ke awal,kenapa dia adalah makhluk
terbully pelatnas? Ada beberapa alasan,pertama adlaah karena wajahnya imut
(kata yang lain sih) tapi bisa jadi sangar mengintimidasi gitu.Kedua,karena dia
C*** (cari tau ndiri apa maksudku ini) tapi logatnya Jawa kentel banget,bahkan
lebih kentel daripada kecap.Ketiga,karena wajahnya putih (eh gak deng).Alasan
ketiganya adalah,meskipun dia termuda (eh dia kelahiran 2000,bukan 1999 seperti
angkatanku normalnya) tapi dia sangat MENDEWAAA...
Pindah ke Jakarta,yuuuk...orang yang satu ini sebenernya
udah sama-sama ikut OSN 2013,tapi karena aku waktu itu sangat ansos,,,jadinya
baru ketemu pas lagi mengolah masakan dari otak (read : Training Centre I***).
Namanya Raden Himan Haryo Teguh Darmawan. *duh panjang amat sih yo*. Aku gak
mau cerita banyak tentang dia,karena tangan lagi pegel, dan emang gak banyak
yang bisa diceritain dari dia.Peraih perak pertama OSN 2013 ini sudah terlihat
dewanya seperti jordan saat TC.Dia adalah salah satu jajaran tim indonesia
waktu itu yang ke P***,I**** (searching aja IJSO 2013).Nah,akhirnya dia muncul
lagi di OSN 2015 sebagai anak MHT yang.... *abaikan.Pokoknya dia masih
mendewooooo,kritis, dan gamers juga nih dia.Aku gak tau apakah perasaanku
aja,atau kalau dia ngomong suara agak ninggi gitu (Eh bukan ninggi cewek yaaa).
Pertama kali pelatnas langsung lolos ke pelatnas 2 nih.Meskipun waktu tu sempat
heran kenapa dia bisa perunggu (eh ada cerita dibalik ini sih,silahkan cari
sendiri atau tanyain orangnya langsung).
Aku bingung manggil kakaknya gimana bagusnya,kakaknya gamers
juga.Kak Ihya Fakhrurizal Amin, ikut OSN 2014 juga.Ikut OSN 2012 dan dapet emas
juga,aktu itu kakaknya di SMP Semesta,dan jalan evolusinya (read : perjalanan
sekolahnya) agak berbeda dengan beberapa orang diantara kami,dimana kakaknya
SMP “Pasiad” SMA Negeri,dan kami SMP Negeri SMA “Pasiad”.Pertama ketemu
sebenernya saat pelatihan menjelang OSN yang diadakan www.pelatihan-osn.com akhir Juli 2014
(malah promosi nih).Waktu itu sempat berempat sama kak Pandit dan kak Nindya
juga melakukan aktivitas undian menggambar hewan (tema paktikumnya Anatomi
Hewan sih).Waktu itu aku gambar cacing,dan itu jelek deh,sampai kayaknya panah
yang kutunjukkan ke cacingnya tidak bisa diidentifikasikan organ apa
itu.Nah,waktu itu pulalah aku mengenal langsung beberapa pengajar kami (yang
akupun bingung harus manggil kak atau pak).Ada kak Ashari Zain (atau sering
disebut King Zain,wkwkwk dan awal idenya dari kong Robin *ups*),kak Masng’uud
(aku bingung sih sebenernya nulisnya gimana *eh),kak Arta (yang dikenalin kak
Masng’uud), kak Feby (yang nutorin kami), kak Arsa (kakak pengajar praktikum
Mikrobio yang asik di dalam dan luar kelas) , dan kalau gak salah waktu itu ada
kakak asisten di Tumbuhan dan Klasifikasi (Kak Dira sama Kak Fika). Meskipun di
OSN 2014 gak dapet medali,tapi kakaknya lolos pelatnas 2 loh,diam diam udah
sangat mendewooo saja.Pas OSN 2015 kemaren dapet perak pertama sih
(yaiyalah,yang emasnya juga anak pelatnas kok).Walaupun begitu,mungkin tahun
ini kakaknya diberikan kesempatan untuk fokus UN,SNMPTN, dan SBMPTN dan bukan
Olimpiade,tetap semangat ya kak!
He : Heheheheheeeeee. Me : Eh,ada engkong. *ups. Masih betah
di Jakarta,ayo kita kunjungi engkong ini.Kak Robin Chandra namanya,sekarang di
SMAK 3 BPK Penabur Jakarta.Eh,walaupun sama-sama ikut OSN 2012,tapi aku baru
menganggap kenal kakaknya pas ikut OSN 2014.Kakaknya ndewo looh,dapet perak
waktu itu,dan lolos ke Pelatnas 3.PELATNAS 3 COBA...Bayangkan kamu ikut
pelatihan,terus 7 orang lainnya lebih tua dari kamu,dan itu selangkah lagi buat
lolos ke INTERNASIONAL. *capslock detected*. Kakaknya unik,tulisannya ehm
ehm,kadang bertingkah seperti kakek-kakek,kadang kayak engkong pengumpul uang
(read : pengumpul pembayaran jaket The Hybrids). Kalau kita nanya,kakaknya baik
yaaa dan gk sungkan menceritakan pelatnas 3 (tentunya ke pihak tertentu).Nah,di
OSN 2015 hampir terkena kutukan tahunan OSN (dimana kalau kamu urutan 1 OSP seindonesia
pas OSNnya gak dapet emas) seperti kakak kelasku yang kuceritain di bagian kak
Amel tadi.Tapi untungnya,jatah emas terakhir masih mau menerima engkong Robin
sepenuh hati...Inget waktu itu pernah nonton video pembacaan berita oleh
engkong dan temen (ceweknya).Lumayan pas lah kelihatannya jadi pembaca berita.Nah,lolos
ke pelatnas 2 lagi tahun ini,sepertinya benar-benar jadi harapan emas IBO untuk
Indonesia tahun depan,semangat ya kak!
Optimal Competing Theory (temennya Optimal Foraging Theory)
mungkin menurutku cocok untuk style kakak ini pas lagi pelatnas.Asal SMA IPEKA
SUNTER,kakak ini juga pernah ikut OSN 2012 dan 2014,dimana pas 2014 dapet
perunggu.Nah,kakak ndewo ini adalah peraih absolute winner OSN 2015,Kak Wilson
Gomarga. Selain mendewo,kakak ini tipikal orang yang NGAMBIS bersembunyi (tapi
ketahuan juga), dan kakak ini pernah sampai di pelatnas 2 IBO 2015.Dan tahun
ini,kakaknya lolos lagi ke pelatnas 2...Kalau ngejelasin kritis dan
bagus,kadang suka komen sama orang,ala jakarta banget deh...Dengan apple yang
bagus itu,kakaknya suka menggunakannya dan kadang di kelas kalau malem gak ada
tutor,suka nyetel lagu,entah sambil belajar atau nontonin video yang kadang
bikin ngakak.Kalau cerita kadang suka jadi heboh sih *read : heboh gak sama
dengan baper*,jadi seru kalau ngedengerin.Menjadi pencilan atas pas pelatnas 1
kali ini dengan duonya kong Robin...Benar- benar harapan emas buat Indonesia
nih pas IBO 2016 di Viet Nam nanti (Ayoloh kak,tetap mempertahankan semangat
ambisnya!).Oh iya, waktu itu sempat membantu dengan kontribusi paling besar pas
ngerjain tugas evolusi dimana kakak yang ngirim tugasnya terlalu menggunakan
istilah “hasty generalization” *bilang aja cuma kamu yang belum nonton filmnya*.Eh,tugasnya
itu pokoknya tentang Jurrasic Park gitu,kan aku belum nonton,tugasnya dua jam
mana sempet nonton filmnya buat ngerjain tugasnya (untung tugasnya kelompok).
Sek sek sek (eh pokoknya kedengerannya gitu).Dewiiiiii asal
jawa ini aku lupa apakah ikut OSN 2012 atau gak (maafkan aku kakaaaak...).Kak
Fatin Camilla Azhari,nyanyi dong kak (eh itu beda Fatin ya?). Asal kendal (yang
orang kadang gak tau letaknya *sabar ya kak) di sebelah baratnya Semarang,kakak
ini adalah perwakilan SMA Negeri terndewiii (karena diantara 5 peraih emas OSN
2015,kakaknya ini satu-satunya dari SMA Negeri) walaupun pas pengumuman sempat
nangis katanya cemas gak dapet emas (nah kan,kakaknya ngerendah...
*eh).Kakaknya pernah ikut OSN 2013 (pas kakaknya kelas 9) dapet perunggu dan
sampai pelatnas 1 (*CMIIW kak*), OSN 2014 dapet perak dan sampai pelatnas 2,
dan semoga tahun ini bisa lolos ke IBO Viet Nam. Meskipun suka gak ngerti pas
kakaknya ngomong Jawa,tapi kakaknya menjelaskan sesuatu berkenaan dengan
pembahasan soal/presentasi dengan baik dan bagus kok.Nah,kak Fatin dan kak Amel
cukup deket (banget),dan mungkin pas pelatnas 2 makin deket gara-gara cewek
yang lolos ke pelatnas 2 cuma kakak berdua ini.
Ayo berburuuuuuuu *masuk hutan* (eh?).Nah,kalimat tadi hanya
penggambaran umum si kakak yang sudah ikut OSN 2014 dan 2015 serta sama-sama dapat
perak dikedua tahun itu.Bukan dari tanah Jawa,melainkan Sumatera,kakak bernama
lengkap Kak Muhammad Faqih A. H. (aku lupa kepanjangan A. H. btw kak *maafkan
diriku) merupakan gamers juga.Julukan kakak ini adalah kepala suku,dengan
cirinya kalau ketawa suka ngajak berantem.Hal ini muncul karena pernah suatu
malem,ketika aku sedang di kamar 3 membahas sesuatu yang berhubungan dengan
Biologi dan juga anime + salah satu acara TV (nanti aku ceritain) muncullah
suatu spesies yang benar-benar bukan manusia berukuran kecil,tapi hebohnya
sekamar (bahkan yang cewek pun sampai menganggap kehebohan itu berasal dari
anak pelatnas kimia).Sontak kami yang ada di kamar kaget,berusaha mencari tikus
yang bikin adrenalin meningkat.Akhirnya ketemu,dan sempat dibungkus kalau gak
salah,terus dibawa ke luar kamar.Kalau gak salah tikusnya lepas lagi,dan Kak
Faqih dengan jiwa kesuku-hutanannya (read : gentleman) menangkap tikus itu
tanpa memakai apa-apa di tangannya. Lalu tikus itu dibawa ke ruang pembina
(yang jarak 2 ruangan dengan kamar 3).Nah,waktu itu ada Kak Zein dan Kak
Arsa.Lalu Kak Arsa menawarkan (?) spiritus yang ada untuk dimasukin si tikus.
Masuk itu tikus,dan dia langsung mati,matanya berubah gitu,bereaksi sama
spiritusnya.Saat memutuskan akan membedah tikusnya (dasar anak bio),kami ke
depan kamar yang cewek,mengetok pintunya,dan menunjukkan si tikus di dalam
toples berisi spritus dan bilang “mau bedah tikus gak?”.Beberapa saat kemudian
kami udah di kelas dan bersiap membedah tikus itu dengan merekam videonya.Heboh
dan berkumpullah kami dalam suatu gerombolan dengan ketawa-tawa gak jelas saat
membedahnya.Dan beberapa lama,akhirnya selesailah pembedahan itu.Oke,kita
pindah yuk...
“Ditunggu dong lanjutan tulisannya...” “Wah tulisanmu sangat
menginspirasi”.Nah dua kalimat ini cocok sekali bagi muslimah muda yang satu
ini.Muda disini maksudnya berarti bahwa dia masih kelas 10,ya,namanya adalah
Salsabiilaa Roihanah.Perempuan asal Malang ini telah bersekolah di sekolah
“Pasiad” sejak SMP hingga kini.Si ndewii ini adalah peraih medali emas OSN
2014.Secara resmi,baru ketemu pas mereka lagi transisi TC 1 ke 2 I*** 2014,tapi
udah baca blog dan chat sejak setelah OSN 2015 SMP sejak dikenalin The Best
Overallnya OSN 2014 Biologi SMP.Nah,selain meraih medali emas OSN 2014 SMP,dia
juga menjadi delegasi Indonesia untuk ikut I*** 2014 di Mendoza,Argentina
(alhamdulillah waktu itu tim Indonesia meraih 2 emas,3 perak, dan 6 perunggu
dan naik dibanding tahun sebelumnya 3 perak dan 3 perunggu).Ternyata beberapa
bulan setelahnya, dia tetap memutuskan tetap milih OSK Biologi SMA (ciee
setiaaa).Akhirnya dia juga lolos ke OSN SMA sebagai individu kelas 9 bersama
tiga orang lainnya (kebetulan tahun 2015 ini OSN-nya beberapa hari setelah UN
SMP).Ya namanya ndewii,meskipun katanya gak terlalu yakin dapet medali tetap
aja dapet walaupun perunggu.Saat kunjungan ke UGM (read : jalan-jalan) kami
sempat menggodanya,apakah bisa dapet medali apa gak bersama kakak kelasku.Di
pelatnas kali ini,mungkin dia masih dberikan kesempatan untuk dapet emas OSN
2016 dan bisa ke Inggris yang katanya dia pengen banget ke sana (Sal,nanti
titip oleh-oleh dari Inggris ya,read : Baker Street).Walaupun begitu, di
komeptisi yang diadakan oleh IPB dia sempat mendadak terkenal (?) karena
katanya presentasinya bagus banget (aku gak nonton sih waktu itu walaupun
pengen nontonin,sempat berkhianat dikit).Di penutupan pelatnas,masing-masing
pelajaran “wajib” ada yang maju dari masing-masing pelajaran buat ngasih pesan
dan kesan.Di Biologi,Salsa ini yang maju...Dan alhamdulillah dia benar-benar
ngasih pesan dan kesan yang ngena (ke kita maupun ke kakak pembinanyaaa).
Sia********,oke ini adalah trademark penggemar anime
self-downloader ini.Meskipun baru ikut yang namanya O-S-N sejak SMA,orang ini
sangat mendewooo loh,terutama kalau kita ngomongin tentang (Anatomi dan)
Fisiologi Manusia-Hewan.Anak MHT yang merupakan kakak kelas Haryo ini telah
terlihat batang hidungnya sejak kompetisi kedokteran yang diadakan oleh
Universitas Indonesia (read : NMGBC) dan kakaknya sempat presentasi yang bisa
bikin anak bio protes,tetapi tetap ndewoo + juara 2 NMGBC 2015.Kak Luthfian
Aby,mungkin kalau murid Pasiad yang lebih muda akan bingung manggil kakaknya
(terutama yang dari Semesta sih,kan panggilan kakaknya aby,masa nanti
manggilnya aby abi?).Nah,karena pas OSN 2015 kemaren aku cukup nempel (gak
nempel amat sih) sama kontingen Biologi yang dari Jakarta,ya makin terlihatlah
tabiat anak-anak biologi jakarta,wkwkwk.Ndewoo,dapet perak tepat di atasku pas
OSN 2015 di Yogyakarta.Mungkin karena ada pengaruh dengan anime,kakaknya ini
jadi santai tapi dapet maksudnya kalau ngejelasin sesuatu (pas lagi debat soal
juga gitu sih).Meskipun kakaknya belum dikasih kesempatan mencicipi pelatnas
2,tapi waktu yang ada bisa jadi persiapan kakaknya untuk siap-siap masuk universitas
(read : persiapan UN,SNMPTN,SBMPTN, dan NMGBC tahun depan juga). Pasca
pelatnas,sempat ketemu di daerah yang cukup panas (read : Surabaya) pas ikut
kompetisi Kedokteran-MIPA yang diselenggarakan Universitas
Airlangga,Medspin.Kakaknya imba nih dengan timnya,bisa juara 3 dan katanya pas
presentasi di depan dokter-dokternya pas final bagus banget. Btw,semangat NMGBC
2016 ya kak!
Oke,tetep betah di Jakarta mari berpindah ke makhluk
designer yang easy-going ini.Ndewaaa dan up-to-date nempel ama dia,ya dia
adalah pemenang NMGBC 2015 dengan rangking akhir 3.Dari sanalah batang
hidungnya terlihat dari jauh,nempel bersama “temen” satu sekolahnya SMAK 3 BPK
Penabur.Namanya Vincent Augusta Primayudha,yang juga dapet medali perak pas OSN
2015 kemaren.Eh ternyata,pas 2013 dia juga ikut OSN (dimana aku sangat ansos
waktu itu) dan dia perunggu ke 5,keliatan kan ndewonya walaupun dia gak dikasih
kesempatan untuk bakar otak masing-masing (reread : TC I***).Nah,kadang kalau
malam gak ada tutor dan ada kesempatan berbincang-bincang sama beberapa
oknum,dia juga lumayan seru kalau lagi cerita.Ternyata orang ini juga suka ikut
lomba-lomba kedokteran sebelum dia OSN di Yogyakarta kemaren,dan itu menambah
kenalannya dengan berbagai orang dan bikin dia jadi makin easy-going.Dan,thanks
buat idenya bikin jaket pelatnas yang gak terlalu keliatan bionya,tapi cukup
promosi IBOnya,hehehe.Kadang jadi agen racism di pelatnas dengan beberapa
bagian dari “Dinasti Ming – Pelatnas 1 IBO 2016” dan bikin pelatnas semakin
seru ditengah ketengangannya,wkwkwk.Dan katanya,foto-foto di media sosial (lupa
entah instagram atau path) dia bagus-bagus loh designnyaaa...
Kumaha atuh kang...Wah,kita udah nyampe di Bandung
*loh.Hati-hati kalau di Bandung ya,nanti kamu bisa di-SKSD-in sama dia
nih,Adriana Viola Miranda (eh becanda kok).Banyak yang manggil Adri (atau
Adriana),tapi dia lebih enak dipanggil Vi atau Viola.Seperti Kak
Ihya,evolusinya terbalik nih... Bedanya,dia SMP di Priban (Pribadi Bandung) SMA
di SMAN 3 Bandung,yang katanya banyak banget keterima SNMPTN di ITB.Anak kelas
akselerasi ini udah aksel masih aja ikut OSN dan dapet perunggu di OSN 2015
kemaren.Awal kenalannya sih pas lagi diskusi sama kak Amel sebelum hari
OSN.Kebetulan waktu itu ada dua orang (cowok dan cewek,eh apa tiga ya?) lagi diskusi
juga di deket kami (read : diskusinya di depan lift btw).Terus dianya ngomong
ke aku,”kenal gak?”.Nah kan,SKSD banget lah akunya belum kenal ya jadi bingung
sendiri takutnya dia orangnya sensitif dan lagi pada masa sensitifnya (ya
namanya juga perempuan).Lalu kak Amel bilang,dia dulu SMP di Pribadi
Bandung.Lah gimana aku mau tau walaupun SMA-nya di Pribadi,akunya aja gak ikut
Olimpiade Camp yang disediain “Pasiad”.Kenalan dan kenalan,sampai akhirnya pas
lagi heboh-hebohnya karena kesalahan-kesalahan yang kami buat abis ujian
praktikum,ya jadi makin tau dia itu orangnya suka ngomong dan gak kayak cewek
kebanyakan (eh?).Pas pelatnas,makin seru lagi karena dia bisa nyari bahan
pembicaraan yang bagus,dan lumayan juga ngomong ngomong eh gak terasa waktu berjalan
cepet.Yang nyebelinnya karena dia orang Bandung,sekali seminggu tu dia pulang
ke rumah sendiri pas pelatnas (tentunya pas gak ada kelas ya).Dan dia nih
penyebar dan penempel istilah “terbaper dan sejenisnya”ke aku,kan KZL (read :
kesel)...Selidik punya selidik,seperti Vincent,ternyata tanpa disadari dia juga
ikut OSN 2013 (bilang aja kamunya yang ansos...).Thanks juga buat koneksinya
pas bikin jaket,akhirnya jadi juga jaket “The Hybrid” ini,yang lebih easy-going
buat dipakai dibanding jaket-jaket tahun sebelumnya (eh btw itu hoodie,bukan
jaket).Keturunan dari 5 suku katanya,walaupun yang aku inget cuma Minang sama
C*** (eh lu gak keliatan minangnya Vi dan sayang lu gak termasuk Dinasti
Ming,ya).
“Aku mah apa atuh...” “Ngambis nih tijoo...; Wilson ngambis
nih.... ; dll”.Gak pindah dari Bandung,kenali orang ini.Medalis perunggu ke-9
OSN 2013 ini walaupun C*** tapi nyunda abis kok.Asal SMA BPK Penabur Holis
Bandung,dia juga suka pulang ke rumahnya sendiri sekali seminggu pas
pelatnas.Pertama kenalan kalau gak salah pas hari praktikum OSN dimana waktu
itu bersama duonya Viola,Jason Wijaya namanya.Jason inilah penyebar virus “BISA
BISAA” dalam kalangan anak pelatnas biologi.Belum lagi,meskipun dia belum dapet
medali di OSN 2015 kemaren,tapi dialah pencetus auto-racism di pelatnas
banget,bikin pelatnas jadi seru wkwkwk (read : C***ESE-racism).Berdua sama
Viola,mereka suka cerita-cerita berduaan seru gitu,kadang nostalgia sampai
beberapa oknum pengen nguping (eh).Mereka pernah bercerita ironinya
pelatda,kesetian mereka selama 4 tahun, dan beberapa hal yang seru untuk
didengarkan (read : nguping pembicaraan orang).Dia ndewoo loh meski suka
ngerendah, nah mungkin karena itu dia masih dikasih kesempatan fokus mengejar
emas OSN 2016 dan bisa lolos ke Coventry ditahun 2017 (Semangat ya Jason,BISA
BISAAA!).Hal yang menarik dan hati-hati kamu ketipu,walaupun dia merem tapi dia
bisa ngelihat loh,hehehehe ditambah lagi dia ngambis (eh rasis nih,bilang aja
matanya sipit...).Lumayan waktu itu sempet belajar mandarin kilat (?).Walaupun
pencetus auto-racism,tapi tetep aja yang dibully bukan dia (yaiyalah,kan yang
terbully Jordan,atau kadang disebut Timmy,Tijo,Momothy,dan
sebagaiannya...Wkwkwkwk).Tapi ternyata diam-diam dia juga penggemar Astronomi
(duh son,nanti masuk Mikrobio aja,sekalian jadi Astrobiologis kan?).Sangat
keliatan dia berpotensi (read : imba) dibagian Molekuler gitu.Nanti kunjungin
ya Jason,pas pelatnas 2 berdua sama Viola,titik!
“Eh kak Ikhsan bla bla bla....”,nah kali ini orangnya
ngomongnya entah kenapa terdengar terlalu (?) sopan.Makhluk yang nilai UN
SMP-nya sangat tinggi ini dan disertainya dengan ketidakfokusan karena ada OSN
2015 (bersama Salsa dan 2 perempuan lain asal Jawa Timur dan Kalimantan
Utara,lupa namanya) dalam waktu yang berdekatan sangat ndewooo.Eh,orang bernama
Syailendra Karuna Sugito ini ternyata adalah peraih medali perunggu OSN 2014
ke-9 (ciee sama dengan Jason *eh) dan alhamdulillah gak mencicipi pahitnya
hasil pembakaran otak (read : TC I*** ; Jason dan Vincent juga gak
sih).Sekarang dia kelas 10 di SMA Semesta Semarang dan juga lolos ke pelatnas 2
coba,betapa ndewonya dia.Beruntungnya selain nilai UN yang tinggi menjulang
langit,dia juga medalis perunggu OSN 2015.Nah diam-diam, ternyata dia
menghanyutkan loh,bayangkan dia bisa milih udang jantan pas pelatnas dengan
petasma terpanjang *ups,ini adalah hasil iseng beberapa oknum yang mau ngukur
petasma.Aku bingung,apakah virus dari Viola emang udah menyebar atau
gimana,tapi aku juga dibilang kalau ngomong nadanya baper *duh.Kalau gak
salah,gelarnya adalah terantik pas pelatnas kemaren,ini logic sih,karena selain
namanya tidak biasa,cara bicara unik, wajahnya pun langka (read : gak pasaran).Tapi
hati-hati yaaaa,dia memiliki kemampuan stalking facebook,ask.fm, dan juga
blog,HAHAHA...
Nah,masih betah di Jawa Tengah,ayo kunjungi kakak yang satu
ini...Salah satu penghuni kamar 2 (yang juga adalah kamarku) ini baik,baiiiiik
banget.Apalagi kalau bangunin kita yang molor (read : kalau aku tidur lagi abis
shalat shubuh).Kakak ini merupakan medalis emas OSN 2012 dan mewakili Indonesia
ke I*** 2012.Keliatan kan betapa ndewoonya kakak yang juga meraih medali perak
di OSN 2015 kemaren ini.Nah sebagai penduduk yang taat dalam melestarikan
budaya (?),kakak ini kadang suka ngomong jawa sama sesamanya dimana aku cuma
ngerti setetes air dari banyaknya air di samudera.Diam-diam kakaknya ngajak
berantem nih,waktu itu kalau gak salah Syailendra ngajak berantem dengan
memperlihatkan suatu foto aib.Nah,muncullah ide untuk nyari foto aib satu sama
lain.Saat di tengah menjelang akhir,kak Roihan ini memborbardir dengan
banyaknya foto saat acara bakar otak (read : TC I***).Wah,Syailendra nih ngajak
berantem... (loh).Btw kakaknya tahun ini lebih dikasih kesempatan mengejar
universitas dengan jalan UN-SNMPTN-SBMPTN,semoga dapat yang terbaik ya kak...Eh
btw yang dikertas testimoni kakak ya yang nulis tentang aku no disorientation?
Malam minggu,hujan, dan kesenangan pas banget buat kakak
yang satu ini.Kakak jomblo ngenes (?) bernama Kak Ignasius Willy Nugroho.Asal
Rembang (*cmiiw btw kak*),namun kakak ini bersekolah di Pati,Jawa
Tengah.Ternyata kakak ini juga mengikuti OSN ditahun 2012,dan benar-benar
menunjukkan giginya saat OSN 2015 di Yogyakarta kemaren dengan dapet
perak.Pertama kali ketemu,sebenarnya adalah pas sebelum tes OSN dimulai.Malam
itu aku berkunjung ke kamar teman sekontingen,yang ternyata temen kamarnya
adalah Kak Willy ini. Kalau gak salah saat Kak Willy keluar (ngumpul sesama
Jateng mungkin) aku dikamar diskusi tentang Avatar (Air,Udara, dan Api) dan
juga OSM vs OSN (ya,dia kan anak IC).Nah,pas pelatnas sendiri kakaknya baugs
kalau ngejelasin suatu pertanyaan (ehm,perdebatan) dan pas nanyain kakak
pengajarnya juga.Meskipun ngejawa dengan cukup lancar dan wajahpun kayak
pribumi,ternyata kakak ini adalah bagian dari Dinasti Ming juga pas pelatnas
kemaren yang gak autoracism sih kayak Jason (eh,wkwkwk).Uniknya,kakak ini
belajar pake tablet-like laptop (ehm,laptop tapi layarnya bisa dilepasin jadi kayak
tablet gitu).Eh,bukan itu uniknya,tapi kalau lagi belajar sama itu
tablet,terkadang udah ketiduran aja,dan
tablet itu terabaikan dan sedih rasanya kayak udah jomblo seumur hidup
(ah,lebay).Eh,hati-hati kakaknya bisa jadi makhluk nokturnal loh (tidur entah
jam berapa gitu,dikelas sendiri... *loh) terus siang kalau gak ada kelas tidur
panjang.Selain itu,kakak penghuni kamar 2 ini juga yang paling telat mandi
kalau pagi (biasanya sih yang mandi duluan Kak Roihan,atau aku kalau akunya gak
mager/ketiduran).Tentunya,ini karena kakaknya molor bangun dan ujung-ujungnya
dibangunin kak Roihan juga.
Ambis niiiiih,pake acara pita suara ngeluarin suara yang
khas pula...Nah,kakak asal SMAK Petra 2 Surabaya ini memiliki suara yang,entah
kenapa antik...Kakak ambis ini bernama Kak Adriel Hernando.Walaupun C*** dan
tergabung dalam Dinasti Ming pelatnas kali ini,tapi lumayan kalau ngomong
jawa,lumayan unik maksudnya...Waktu pelatnas suka matiin alarm orang di kamar 2
kalau pagi-pagi (iya sih alarmnya ngeganggu,tapi yang masalah adalah kakaknya
cuma matiin alarmnya,bukan menegakkan orang yang ngidupin alarm itu hingga
lutut dan badannya membentuk sudut yang tegak lurus *Eh).Kakaknya pernah beli
buku di toko buku Elvira yang menjual buku-buku yang cukup bagus buat referensi
anak bio loh *nah kan ambis...Kata kakaknya sih,itu buat ngehabisin biaya yang
dikasih sekolahnya,kalau gak abis bakalan diambil sama sekolahnya (duh,mau
kayak gitu *loh).Dari pertengahan hingga menjelang pelatnas selesai,kakaknya
dan Kak Wilson saling mendekati loh walaupun ujung-ujungnya kayak tom and jerry
meski berantem tapi cocok banget,HAHAHA...Kakak ini adalah peraih medalis perak
yang harusnya bisa emas tapi kandas gara-gara seekor serangga kecil di OSN 2015
kemaren.Walaupun ada serangga itu,kakaknya tetep medali itu kan ndewoo
sekali,keliatan pas pelatnas urutannya menanjak abis, menemani Kong Robin dan
Kak Wilson di atas.Selain itu,pasca pelatnas juga juara 1 Medspin loh,
bayangkan betapa ndewo timnya kakak ini (Kak Adriel-Bio,Kak Amel-Kim, dan Kak
Raymod-Fis).Walaupun begitu,kakaknya katanya mau mengadikan diri di TOBI (read
: pengen masuk SITH) dan kakaknya takut sama darah loooh (silahkan kalau
ngefans sama kakaknya dan mau surprise ulang tahun sama darah).OH iya,pas
pelatnas kakaknya deket sama kak Amel (yang kimia ya) dan bahkan itu kakak Amel
sampai dateng ke kelas Biologi (pas lagi kosong) ataupun mendatangi kerubungan
kak Adriel (read : Dinasti Ming) untuk berinteraksi dengan kakaknya.
PAK C****,wkwkwk.Nah yang barusan adalah nama suatu orang
yang suka disebut kakaknya ini loh. Jawa sangat mengental,karena kita gak
pindah sejak membahas Kak Adriel,kita masih di Surabaya. Kakak ini adalah
peraih medali perunggu di OSN 2015 kemaren.Kak Muhammad Iqbal Adi Pratama orang
yang kumaksudkan itu.Nah,kakaknya orangnya enjoy banget loh,kadang suka bikin
ketawa-ketawa,dan salah satu oknum yang mengukur panjang petasma udangnya
Syailendra.Nah di kamar sih kadang suka heboh (kedengeran dari kamarku,kamar
kakaknya di kamar 3).Kadang mengeluarkan istilah-istilah Biologi di saat yang
tidak diharapkan,contoh : saat nonton film Goosebumps, “jadi keinget tugas
mingguan”.Nah dan lebih-lebih,kakaknya terlalu suka ngomong jawa,dengan jawa
yang kental disaat ada orang yang gak ngerti jawa berada di dekatnya,kan gak
seru kalau gak ngerti... Pernah bikin meme juga kalau gak salah pas ada foto
salah satu diantara kita pas abis nonton Goosebumps yang pas dibikin
meme.Kakaknya bikin pelatnas jadi makin rame,dimana pas awal pelatnas serasa
arwah persaingan gak mau enyah dan kurang deket satu sama lain.Btw thanks kak
waktu itu mau ngirimin program sistematikanya ke aku,disaat laptopku gak bisa
detect flashdisk (alhamdulillah udah sembuh *eh)...
Ter........lambat evolusinyah...Wkwkwkwk...Kakak peraih
medali perak OSN 2012 dan 2015 ini kabar-kabarnya ngeri loh (hm,mungkin sedikit
memiliki kadar psikopat yang lebih tinggi dari rata-rata?)... Bernama Kak
Ekapaksi Wisnumurti,asal SMA Kesatuan Bangsa Bantul,sama dengan kak Amel yang
kuceritain di awal tadi.Tapi gak psikopat ya,kakak ini gamers yang benar-benar
gamers btw.Berdua dengan Kak Iqbal,juga menyukai yang ala ala rusia gitu
(hmmm...).Kalau berpendapat pas lagi bahas soal lumayan deh,berkelas.Alasan
dibalik julukan terlambat evolusinya adalah kakaknya sangat menempel dengan
alam dan lihai meniru hewan-hewan.Bahkan,pas kita jalan-jalan di tahura (Taman
Hutan Rakyat) kakaknya sempet ngusir ayam dengan gaya hewan gituh...Yang unik
dari kakak ini adalah phobianya...Bayangkan saja,kakak ini phobia sama makhluk
invertebrata yang mungkin menyenangkan bagi anak-anak kecil.Termasuk ke filum
Annelida,dan kelas Oligochaeta adalah Cacing Tanah.Aku juga bingung kenapa
kakaknya malah takut sama ini hewan,yang salah satu nama spesiesnya Lumbricus terestis.Waktu itu lagi
praktikum membedah dan mengelompokkan cacing tanah.Sempat terfikir ngebahas
cacing besar alaska yang di Spongebob ukurannya jauh lebih besar dari tupai.Dan
setelah disearch di google,ternyata ukurannya gak selebay di Spongebob,kalau
dikira-kira,seukuran bulatan jempol-telunjuk lebih kurang diameternya 5
cm.Lalu,ada beberapa oknum yang mengerjai Kak Paksi.Seingetku waktu itu agak
hujan,namun hujan lebatnya setelah kejadian yang satu ini (*cmiiw*).Tiba-tiba
saja Kak Paksi ini udah di lantai 2 (pertengahan lantai 1 menuju lantai 2 ih
aslinya) dan meloncat ke bawah gara-gara ketakutan bakal ditakutin sama
cacing.Belum selesai,mungkin agak paranoid juga,kakaknya ngambil galon di
dispenser (udah kosong sih kayaknya) terus lari-lari sampai di Mesjid Wisma dan
karena benar-benar ketakutan,lari keluar wisma masih pake jas lab sambil bawa
bawa galon terbirit-birit.Aku gak terlalu menikmati sayangnya,waktu itu
sekitaran Shalat Ashar sih.Nah yang lucu lagi adalah habis ujian praktikum
akhir,kan waktu itu bedah cacing ya (duh cacingnya gerak gerak gak mau
dibedah,gak pingsan...).Kak Paksi sengaja nahan diri biar gak takut sama
cacingnya,dan pas selesai tes,kakaknya langsung langkah seribu kaki (read :
lari) sampai kakak pembina manggil gara-gara kebawa alat bedahnya juga.Kak
Paksi beraniin masuk kedalam dan langsung ngasih alat bedahnya dan lari lagi...
Bakar otak Bakar otak...Eh,ini cuma cerita awal bertemu sama
dia ya (read : TC I***).Dia adalah peraih medali perunggu pertama OSN 2013 dan
2015.Handika Putra,orangnya pendiam walaupun begitu diam-diam gini dia mendewoo
sangat loh...Buktinya,tahun ini dia lolos ke pelatnas 2.Dia adalah penghuni
kamar 3 yang kadang rusuh,dan cuma dia anggota kamar yang pendiam.Mungkin
karena dia juga merasakan pahitnya ngebakar otak kali ya,dan mungkin dia
sebenarnya gak pendiam tapi cuma bagi orang yang cocok sama dia *mengkhayal*.Mungkin
dia perlu latihan lebih lanjut untuk presentasi,barangkali...Entah kenapa aku
kefikiran begitu.Dia juga mirip jalan evolusinya dengan beberapa orang diantara
kami, SMP Negeri SMA “Pasiad” dimana dia bersekolah di Sragen,SMAN SBBS.Nah,jawanya
lumayan juga nih meskipun gak terlalu diumbar-umbar,kan dia pendiam.Salah satu
hal yang teringat juga adalah habis nonton suatu film abis (pengumuman)
pelatnas malem-malem dimana hanya beberapa oknum yang ikut dan akhirnya minta
tolong mas-mas di depan bioskop untuk ngefoto (padahal jam 12 malem loh
itu).Dan waktu pulang akhirnya kami memutuskan jalan kaki dari BIP (Bandung
Indah Plaza) ke Wisma Kartini.
Empek,empek...Eh,ini bukan ngomongin tentang makanan khas
Palembang yang akan jadi tuan rumah OSN 2016 ya...Itu adalah suara khas yang
keluar dari mulutnya.Makhluk yang terlalu santai ini adalah Rio Nevin peraih
medali perak di OSN 2015 kemaren.Sejak SD,ke-ndewoo-annya terbukti karena dia
pernah ikut IMSO.Walaupun di SMP ikut OSN 2013,sepertinya dia gak dikasih
kesempatan ikut acara self-brain burning (read : TC I***).Dia adalah gamers
yang cukup ulung,bahkan disaat yang lain ke mall buat nonton,dia malah ke game
station (?) buat ngedance (apalah itu namanya) dan bahkan didukung ibunya
loh,waktu itu sehari setelah pelatnas dimana aku belum balik ke habitat
asli.Selain itu,dia juga nempel sama Syailendra orangnya.Saking
nempelnya,bahkan Rio ngedance Syailendra nemenin...Mungkin saja ada sesuatu
dibalik kedekatan mereka ini *loh.Yang paling nyebelin dari dia adalaaaaah.................
Gak mau difoto.Padahal pas perang foto aib,ada foto masa kecilnya yang terlihat
ikhlas difotoin. Pada akhirnya ketika ada foto-foto dari majalah kemdikbud dan
foto terakhir pas pelatnas 1,dia mau juga difoto walaupun maksa sih,hehehehe...
Hm....Pindah ke orang yang satu ini...Hmmmmmm....Intro yang
bagus buat dia apa ya?Eh,namanya sendiri aja deh jadi intronya,anak asal SMA
Taurna Nusantara ini bernama Bagus Wijaya Kusuma... Dia adalah peraih medali
perunggudi OSN 2015 di Yogyakarta kemaren.Nah,katanya dia adalah adik kelasnya
salah satu peserta pelatnas tahun kemaren,kak Tio asal SMAN 1 Mataram...Asumsikan
saja itu benar,karena kalau ngeliat wajahnya aja gak bisa ketahuan dia asli
orang mana,meskipun keliatan wajah-wajah TN gitu sih,hehehe...Tapi cukup masuk
akal sebetulnya,karena kayaknya dia gak ngomong jawa pas aku mendengar
suaranya...Dia ini kalau tidur kayaknya gak betah kalau ada suara yang
keras-keras gitu.Dia juga memiliki sura yang tegas tapi lembut gitu *loh.Dia
juga lumayan percaya diri tapi gak kepedean dan kadang suka ngerendah,walaupun
begitu kalau sama orang lain dia baik loh...Oh iya,dia juga ikut nonton film
abis (pengumuman) pelatnas loh btw...Saatnya kita bermigrasii...
Masih betah di Jateng,kakak yang satu ini cukup
pendiaaam,keliatannya...Walaupun kakaknya emang pendiam sih *eh. Kakak ini
adalah peraih medali perunggu OSN 2012 dan perak OSN 2015. Merupakan kakak
kelasnya Handika,Kak Muhammad Ilham Dhiya R. (nah lagi-lagi aku lupa singatan
terakhirnya *duh).Walaupun begitu,kakak ini SMP-nya di Jateng ya,bukan di Jatim.Sejauh
yang aku tau,kakak penggemar anime ini asik-asik aja tapi ngomongnya gak
seheboh pasukan kamar 3 lainnya *dalam artian, sepertinya ngomong seperlunya*.Jawanya
kakak ini cukup keliatan dan kedengeran, walaupun gak jatuhnya khas kayak
Jordan ataupun Kak Iqbal.Hmmm,sama kakaknya biasa aja sih gak ada yang terlalu
extravagant...Tapi jadi keinget pas tes praktikum,kakaknya nyebut “15 orang
pertamaaaa....”.Pas tes tengahnya,semua pada semangat mau masuk ruangan duluan
(termasuk aku wkwkwk) bahkan udah siap-siap senjata.Tapi,pas tes akhir kayaknya
ada beberapa orang yang mulai kehilangan semangat hidup,eh semangat tes.Bahkan
sampai pas tes praktikum masih ada 1 kursi yang tersisa di kloter
pertama.Kakaknya samapi bilang kalau gak masuk-masuk nanti pas yang kedua ada
satu orang yang kebagian di kloter kedua.Ternyata,yang muncul bukan cowok...Dan
dengan berbesar hati mengorbankan jiwa dan raga *eh otak maksudnya* Kak Fatin
pun masuk ruangan. Tentunya kami kadang meneriakkan jargon yang ditularkan Jason,
BISA BISAAA...Nah sudah cerita tentang itu,nah kakaknya ndewoo loh
ternyata,lolos ke pelatnas 2 kali ini.
Dengar....Seluruh Angkasa Raya....Loh,kok malah nyanyi ya...Eh
tenang aja,ini lagu yang mendeskripsikan orangnya kok.Namanya Royyan Iftikhor Amany
yang sama-sama bersekolah di kota yang sama denganku,Kota Tangerang Selatan
yang tanggal 9 Desember kemaren ada pemilukadanya *itu kan serentak
seindonesia,meskipun gak semua kabupaten/kota di indonesia sih*.Nama
panggilannya meragukan karena mirip sama Kak Roihan,dan mungkin juga Salsa
kalau dia dipanggilnya Roihanah.Lagu di awal tadi adalah lagu yang dinyanyikan beberapa
oknum karena waktu foto-foto abis nonton Goosebumps,pas foto dia di zoom,agak
keliatan seperti mantan presiden RI yang ketiga,eh yang kedua Alharhum Jenderal
Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto.Dia
adalah penggemar anime yang sangat baik meminjamkan charger laptopnya (Eh Viola
juga pernah minjemin sih) dan sangat dekat dengan salah satu penghuni kamarnya
sendiri.Orang yang ku maksud adalah Kak Aby.Saking deketnya,bahkan mereka
pernah main tepuk tangan (*aku gak inget itu nama permainan aslinya apa*)
dengan riang dan gembira,pas lagi kelas praktikum.Dan kedeketan itu juga yang
mungkin bikin mereka tidur di kasur yang deket-deketan (Kak Aby di kasur
atas,Royyan di kasur bawah ; ehm,bt arti kakak di atas apa ya Kak Aby dan Kak Iqbal???).Menjelang
OSN,aku sebenernya agak kesel *mungkin* saat dimana oknum biologi yang dari
Banten selain yang KB kompak ikut pelatihan yang dari TOBI disaat yang lain
pelatda.Itu kan bikin KZL (kesel).Sebenernya bukan masalah besar sih,tapi
mereka kompak gitu bareng-barengnya bikin pelatda tandingan (?).Sebenernya aku
sebut gitu gara-gara yang kontingen Jakarta semua tim bionya diikuti pelatihan
TOBI *ngarep Banten juga gitu,sih* (eh).
Ayo ke Bali! (eh pengen sih ke Bali,kalau gratis
wkwkwkwk).Eh maksudnya dalam arti konotatif kok, karena yang satu ini asalnya
dari Bali,SMAN 4 Denpasar.Adik kelas yang berjarak beberapa tahun dengan salah
satu pengajar kami ini bernama I Putu Prakarsa W. (lupa lagi deh kepanjangan
yang di belakang).Dia adalah peraih medali perunggu di OSN 2015 kemaren,dan
awalnya dia sangat terlihat pendiam di kamar 2.Tapi lama-lama dia membaur
kok,kadang suka ngobrol sama Kak Roihan,Kak Willy, hm juga aku sih (bilang aja
semua penguni kamar 2).Oh iya,jadi keinget waktu itu kakak pengajar yang aku
maksudkan berbincang-bincang di depan kelas (di luarnya maksudku) dengan
beberapa orang diantara kami,tentang berbagai hal mulai dari perjuangan
kakaknya pas Indonesia baru-baru ikut IBO dan dulu peserta pelatnasnya bukan
dari OSN (tapi ada seleksinya gitu),pas baru-baru ngajar juga setelah tamat
dari ITB,hingga ngomongin IBO 2015 di Aarhus,Denmark kemaren (kebetulan
kakaknya mendamping TOBI 2015 ke sana).Seru sih ngedengerin kakaknya cerita,dan
ngejawab pertanyaan dari beberapa orang (bukan tentang materi biologi,ya).Waktu
itu hampir gak makan malem sih,thanks buat salah satu kata kakaknya tentang
I***.Prakas ini juga tangguh loh, merupakan penghuni kamar 2 yang terakhir
ninggalin kamar pas yang lain termasuk aku udah balik. Waktu aku masih di sana
dia sempat minta temen (atau kakak kelas ya?) satu sekolah yang ikut pelatnas
kimia buat beliin oleh-oleh *ah,mager nih Prakas* gitu.Dan dia juga mungkin
dikasih kesempatan ikut dari awal lagi (OSK 2016) untuk mengasah terutama
kemampuan berbaur sama yang lain dan juga ngomongnya,hehehe.
Double E,Extremely Extrovert.Nah,ini menggambarkan orang
yang aku maksud.Sebenernya ini ada pengaruh dari asalnya sendiri,Kota Medan Provinsi
Sumatera Utara (ehm,aku ngerti mungkin gara-gara sama-sama dari Sumatera kali
ya...).Pada saat pertama ketemu aku bingung sih dia aslinya kelas 11 atau 12,ya
tampangnya agak terlalu keras sih ya.Awalnya dia terlihat terlalu ngambis dan
agak menjaga jarak dari beberapa orang.Namun ternyata enggak loh,dia malah
kalau ngomong/cerita/ ngomentarin sesuatu malah terlalu frotal dan bahasanya agak....hmm...gitu
deh.Mungkin aku agak kurang gimana gitu jadinya kalau mau ngomong sama dia
ini.Asal SMA Sutomo Medan,Andrea Laurentius ini adalah peraih medali perunggu
di OSN 2015 yang tingkat keambisiusannya hampir menyamai Kak Adriel dan Kak Wilson
(yang artinya,hm tinggiiii...).Entah kenapa,aku kalau ketemu orang-orang
Sutomo,ketemunya yang (terlihat dan memang) ambis melulu.Disamping keambisannya
di biologi,ada satu hal yang bikin agresif beberapa individu berkromosom 44 +
XY saat akan pergi jalan-jalan ke Tahura (Taman Hutan Rakyat).Di saat yang lain
naik angkot yang isinya laki-laki semua, dia malah naik angkot yang isinya
cewek semua (meskipun dia duduk di samping supir ya).Sontak itu membuat
beberapa makhluk menjadi agresif dan hampir melakukan rencana-rencana yang
bener- bener pas buat dia.Karena keambisiusannya,dia bisa lolos ke pelatnas 2
kali ini.Dia juga pencari wifi (Eh gak tau sih nyari wifi apa gak),sampai
bermukim di kamar 3 (btw dia anggota kamar 2) dengan laptopnya dan juga nonton
Pak C**** sama Kak Iqbal dan penghuni kamar 3 lainnya.
Selanjutnya,akan ada dia yang merupakan siswi asal MAN 3
Malang,yang dulunya SMP Semesta Semarang – sehingga termasuk evolusi terbalik
juga.Bernama Saskia Ardine Zhafira,dia adalah peraih medali perunggu di OSN
2015 kemaren.Gak banyak yang bisa aku ulik dari dia,kami juga gak terlalu
deket.Tapi ada suatu saat Saskia,Viola, dan satu lagi gak tau siapa,rekaman
gitu buat ngucapin ultah seseorang,sekitaran jam makan siang,dan kalau gak
salah mereka juga memintaku ngefoto mereka (*cmiiw*).Dia juga ikut nonton film
malem-malem abis (pengumuman) pelatnas.Btw,malang kotanya bagus loh teman-teman
(juga kota Batu yang ada didekatnya),aku juga sempat ngelewatin sekolah dia pas
pergi ke Malang bulan Desember ini.
Hm,pindah ke orang yang satu ini.Berasal dari Madiun,Jawa Timur.Ia
belum mendapat medali di OSN 2015 kemaren,tetapi memiliki keberuntungan yang
cukup tinggi karena masih dipanggil ke pelatnas kali ini.Namanya adalah Alfina
Husni Dzarrah.Gak banyak yang bisa dibahas dari dia,karena aku gak terlalu
deket sama dia pas pelatnas kemaren.Nah tapi,mungkin dia diberi kesempatan
untuk fokus ngulang dari awal lagi,OSK ditahun depan (2016).Hal yang unik
darinya adalah di grup line TOBI.Di saat ada pembicaraan beralih ke arah
g**,entah kenapa dia malah muncul.Meskipun akhir-akhir ini gak ada pembicaraan
tentang itu,diapun juga gak muncul.Mungkin dia terlihat lebih dekat sama Saskia
kali,ya ikatan kontingen mungkin...Dan satu hal lagi tentang dia,dia juga ikut
bareng pas nonton film abis (pengumuman) pelatnas. Waktu pengumuman tes
tengah,waktu itu kakak ini yang sekamar dengan Alfina dan Viola diskusi siapa
yang keluar untuk ngeliat sesuatu itu (hm,waktu itu aku post di line,di depan
kelas ada sesuatu,hehehehe).Dan akhirnya Viola sendiri yang keluar.Pas ngeliat
hasilnya,Viola gak enak sendiri mau balik ke kamar,terutama pas ada yang
ngepost hasilnya di grup line.
Dan yang terakhir....Kita terbang ke waktu indonesia tengah
(WITA).Mendarat di tanah Sulawesi,ada kakak yang satu ini.Kak Khairunnisa F.
Ilato (kali ini aku lupa kepanjangannya ditengah...).Kakak ini berasal dari MAN
IC Gorontalo,tentunya di provinsi Gorontalo dan meraih medali perunggu di OSN
2015 kemaren.Panggilan kakak ini bikin telingaku agak gimana gitu,secara
panggilan kakaknya Kak Nisil.Ini sempat aku tanyakan ke kakaknya pas bikin
tugas dari kak Arsa,sekelompok sama Viola dan Saskia juga kalau gak salah (waktu
itu mau ngecopy The Sims 4 dari Viola tapiiiii...).Ngomong-ngomong tentang
kejadian kamarnya yang berhubungan dengan Viola tadi (bagian Alfina),Violanya
bener-bener gak balik ke kamar sampai entah jam berapa gitu.Viola malah
cerita-cerita sama Jason terutama,aku juga,dan kadang diselingi sama Kak Wilson
dan Kak Adriel yang seingetku lagi di kelas. Dia cerita tentang masa depannya
setelah pelatnas 1,berhubung dia anak akselerasi SMA yang tamat tahun ini juga
dan juga ngomongin beberapa hal lain.Sampai waktu itu ketemu salah satu anak
Astronomi asal Semesta (kasih tau gak yaaa?) yang seingetku lagi bawa baju
TOASTI (grupnya anak pelatnas astro gitu,kalau biologi TOBI).Viola juga
ngomong-ngomong sama dia (yah,Viola SMP di “Pasiad” juga sih) dan pas aku udah
balik ke kamar pun Viola masih betah di depan kelas gara-gara galau mau balik
ke kamar.
Itulah profil ketigapuluh (eh,dua sembilan,kan aku gak ngedescribe
diri sendiri,wkwkwkwk). Dari mereka semua,aku belajar banyaaaak
hal,alhamdulillah bisa bertemu mereka selama setidaknya tiga setengah
minggu.Semoga takdir yang ada ini adalah yang terbaik untuk kami, dan tetap
berjuang semuanya!Inilah akhir postingan kali ini,semoga kalau tangan gak pegel
ada tulisan selanjutnya.
Reach your dream with Passion,Hardwork,Pray to Allah,and Tawakkal! #3G-IBO 2016
| Who will be the next 4 people in TOBI? |







Dasar tercurhat, tulisannya panjang banget :p
BalasHapusGua baru sempet baca sekarang niiih hahaha waktu itu gua bacanya cuma yang bagian gua doang, eh di bawah-bawah "Viola" juga banyak disebut gituyaa HAHAHA geer bat gua :p bikin baperrr fix bikin kangen kalian semua... semoga suatu saat nanti ada kesempatan buat kita ngumpul bareng-bareng lagi ya, secepatnya aamiin :)
Semangat pelatnas 2-nya sann! Jangan baper mulu, nanti gua harus sering ke wisma buat dengerin lo dong (lah jiji nyambungnya apa Vi). Insyaallah, berkesempatan jadi wakil TOBI tahun ini yaa. Ya gua sih kalo lu entar ke Hanoi nitip emas sama oleh-olehnya aja :p tetep ambis dan rajin buat ngimbangin kejeniusan lu san, semoga yang terbaik!
perasaan kalau panjangan postingan salsa bisa lebih panjang deh wkwkwkwk :v
HapusMakasih do'a dan semangatnyaaaa :D kalau titipannya minta ama yg lain yaaaa :3