Rabu, 30 Desember 2015

Kenangan Itu,Mengenal Mereka...



Assalamu'alaiku,hello gentleman and ladies... :D
Uhuk uhuk uhuk... *duh,debunya tebel banget *bersihin blog

Wah,sudah hampir setahun blog ini gak ada tulisannya ya,maklum lagi sibuk... *ah ngeles. Tiba-tiba tangan pegel mau nulis nih,kefikiran suatu kejadian dua bulan yang lalu. P – E – L – A – T – N – A – S. Jadi,pelatnas adalah singkatan dari Pelatihan Nasional. Di sini kamu bakalan bertemu materi,materi,materi, dan materi lagi. #Eh enggak deng,bercanda mah itu...

Pelatnas adalah suatu wadah yang disediakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI]. *sok formal ah*. Di Pelatnas ini kamu akan bertemu orang-orang beruntung yang dipilih untuk mengikuti kegiatan ini,selama 3,5 minggu untuk tahap pertama ini. Peserta Pelatnas dipilih dari saringan peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN),dimana tahun ini (2015) diadakan di Yogyakarta (SMA).

Nah,yang aku ikuti adalah Pelatnas dibidang Biologi yang uniknya tidak seperti pelajaran lain,hanya memilih peraih medali emas,perak, dan perunggu bagian atas untuk kelas 12 dan memiliki peraih medali dan juga non-medalis bagian atas yang beruntung untuk kelas 11/10, yang tiap tahunnya berubah.Pelatnas kali ini gak move on (cie galau *ditimpuk bata) dari tahun sebelumnya,tetap ditempat tercinta Wisma Kartini dan juga tetap bersama Peserta Pelatnas Kimia dan Astronomi *yeay \:v/*.

Pada postingan kali ini,yang bakalan dibahas (?) adalah 29 peserta lain yang mengikuti program ini dari Pertengahan Oktober-Pertengahan November,dari mata (dan kacamata)ku... 29 peserta ini menyebar dari beberapa bagian di Indonesia,dari Medan sampai Gorontalo (bukan Sabang sampai Merauke sih...).Dan akan dimulai dari peserta yang paling kenal pertama kali.Namun,di bawah akan ada foto mereka satu-satu,dua-dua,ataupun bareng-bareng.

Hati-hati ya,para perempuan ini mungkin lagi masa-masa emosinya (read : siklus m *eh).Dari kiri ke kanan : Salsa,Kak Nisil,Viola,Saskia,Kak Amel,Kak Fatin, dan Alfina.
Anggota Dinasti Ming Pelatnas IBO 2016 Tahap 1 (gak lengkap sih sayangnya).Dari kiri atas ke kanan bawah : Kak Adriel,Kak Wilson,Kak Robin,Jordan,Vincent,Jason, dan Kak Willy.
Kepala suku kitaaaaaa.....Kak Faqih.

Walaupun gak suka difoto,ternyata ada loh fotonya Rio ini.
Kalau yang ini namanya Haryo
Ini habis nonton suatu film abis (pengumuman) pelatnas,dan ada tiga orang tambahan : Bagus (atas paling kiri kedua), Handika (atas paling kanan kedua), dan Kak Iqbal (bawah paling kiri kedua).Sisanya tadi udah dikenalin di atas,kiri atas ke kanan bawah : Kak Willy,Bagus,Viola,Kak Fatin,Alfina,Saskia,Kak Amel,Handika,Kak Wilson,Jason,Kak Iqbal,Kak Robin,aku,Vincent,Kak Adriel, dan Jordan.
*Duh editannya jelek* *Gak ada foto yang pas lagi sih* Beberapa peserta pelatnas lagi,dari kiri atas ke kanan bawah : Syailendra,Kak Ihya,Royyan,Kak Paksi,Kak Roihan,Kak Ilham,Kak Aby,Andrea,Prakas.

Nah,ini dia yang pertama,dewii...Kami sama-sama berasal dari Ranah Minang,dan juga merantau untuk bersekolah ke kumpulan sekolah Turki dengan kerjasama dengan Indonesia (duh,sekarang penamaannya ribet gara-gara Pasiad diganti).Kak Amelia Nur Khasanah,aku sudah kenal sama kakak ini sejak tahun 2012 (aku kelas 7,kakaknya kelas 8).Seingetku aku kenal kakaknya sebelum kami pergi ke pusat bumi (read : Pontianak,0 derajat lintang).Nah,selain mendewii di Biologi,kakaknya juga alim,baik, dan kalau sudah kenal banget jadi deket (yaiyalah).Nah di 2012 ini kakaknya dapet medali emas (satu-satunya medali untuk Sumbar coba T.T , waktu itu aku gak dapet *ah,baper kan?). Pernah juga keinget waktu pulang dari Jakarta ke Padang abis itu pesawatnya lagi dalam keadaan mengkhawatirkan (yaiyalah,laptopku waktu itu sampai “terbang” coba di pesawat).Setelah OSN 2012 itu,kami benar-benar berkompetisinya lagi pas OSN 2014 di Mataram (eh aku masih kelas 9 sih). Lagi-lagi kakaknya dapet medali perak (tepat di atas kakak kelasku yang akhirnya mengharumkan nama Indonesia dengan dapet medali emas [terakhir] satu-satunya di IBO 2015 Aarhus) dan aku gak dapet medali.Kakaknya ikut pelatnas di tahun itu,sampai pelatnas 2 lalu,dan di OSN 2016 dapet emas (lagi) hingga sekarang dipanggil Pelatnas Biologi Persiapan IBO 2016 Ha Noi. Dan kakaknya juga lolos ke Pelatnas 2 yang insyaallah akan diadakan sekitaran Ferbuari/Maret/April 2016.

Saatnya berpindah ke manusia yang satu ini. Makhluk terbully pelatnas 2016 (HAHAHA,eh tapi menurut versi yang cewek sih Jordan tersyahrini,malah Kak Wilson katanya yang terbully :P *eh)....Timothy Jordan.Oke,sebenarnya kami sudah pernah berada dalam suatu kompetisi yang sama di tahun 2012 (read : OSN),dimana saat itu dia masih kelas 7 juga.Nah,saking dewanya dia iniiii,masih kelas 7 udah dapet perak ke 5,dan saat berkumpul kembali di OSN 2013 Batam,dia Emas 1 -_-. Nah,karena alhamdulillah di Batam aku dapat medali juga,kami dikumpulkan oleh Kemdikbud di sebuah LPMP daerah Jakarta Selatan untuk mengikuti 15 hari membakar otak di tungku wajan (read : Training Centre I***).Eh,apa itu I***? PM lewat fb ya *loh.Jadi,I*** adalah sebuah kompetisi internasional yang menguji pesertanya dengan melakukan 3 jenis ujian,pilihan ganda,essay, dan praktikum.Nah,praktikumnya ini pertim dimana satu timnya 3 orang. *Loh kok ini malah ngejelasin IJSOnya*. Di tahun itu,aku belum diberi kesempatan mengikuti kompetisi internasional (aku tahu diri kok,inggrisku masih berlepotan,kemampuan ipa ku kalah jauh dibanding 6 master yang lolos,termasuk Jordan ini). Nah bercermin dari kegagalanku itu,aku mulai rajin mendalami Biologi,dan tentunya belajar dari soal-soal IBO yang ada. (bagi spesies yang ada di pelatnas,kegiatan yang aku lakukan ini mungkin akan disebut dengan istilah “Ngambis”). Sampai kepada OSN 2014,dia juga lolos ini,walaupun pada akhirnya gak ada peserta kelas 10 yang dapat medali,tapi semuanya alhamdulillah dipanggil pelatnas.Walaupun begitu,Jordan kurang beruntung belum mencicipi pelatnas 2 waktu itu.Kembali ke awal,kenapa dia adalah makhluk terbully pelatnas? Ada beberapa alasan,pertama adlaah karena wajahnya imut (kata yang lain sih) tapi bisa jadi sangar mengintimidasi gitu.Kedua,karena dia C*** (cari tau ndiri apa maksudku ini) tapi logatnya Jawa kentel banget,bahkan lebih kentel daripada kecap.Ketiga,karena wajahnya putih (eh gak deng).Alasan ketiganya adalah,meskipun dia termuda (eh dia kelahiran 2000,bukan 1999 seperti angkatanku normalnya) tapi dia sangat MENDEWAAA...

Pindah ke Jakarta,yuuuk...orang yang satu ini sebenernya udah sama-sama ikut OSN 2013,tapi karena aku waktu itu sangat ansos,,,jadinya baru ketemu pas lagi mengolah masakan dari otak (read : Training Centre I***). Namanya Raden Himan Haryo Teguh Darmawan. *duh panjang amat sih yo*. Aku gak mau cerita banyak tentang dia,karena tangan lagi pegel, dan emang gak banyak yang bisa diceritain dari dia.Peraih perak pertama OSN 2013 ini sudah terlihat dewanya seperti jordan saat TC.Dia adalah salah satu jajaran tim indonesia waktu itu yang ke P***,I**** (searching aja IJSO 2013).Nah,akhirnya dia muncul lagi di OSN 2015 sebagai anak MHT yang.... *abaikan.Pokoknya dia masih mendewooooo,kritis, dan gamers juga nih dia.Aku gak tau apakah perasaanku aja,atau kalau dia ngomong suara agak ninggi gitu (Eh bukan ninggi cewek yaaa). Pertama kali pelatnas langsung lolos ke pelatnas 2 nih.Meskipun waktu tu sempat heran kenapa dia bisa perunggu (eh ada cerita dibalik ini sih,silahkan cari sendiri atau tanyain orangnya langsung).

Aku bingung manggil kakaknya gimana bagusnya,kakaknya gamers juga.Kak Ihya Fakhrurizal Amin, ikut OSN 2014 juga.Ikut OSN 2012 dan dapet emas juga,aktu itu kakaknya di SMP Semesta,dan jalan evolusinya (read : perjalanan sekolahnya) agak berbeda dengan beberapa orang diantara kami,dimana kakaknya SMP “Pasiad” SMA Negeri,dan kami SMP Negeri SMA “Pasiad”.Pertama ketemu sebenernya saat pelatihan menjelang OSN yang diadakan www.pelatihan-osn.com akhir Juli 2014 (malah promosi nih).Waktu itu sempat berempat sama kak Pandit dan kak Nindya juga melakukan aktivitas undian menggambar hewan (tema paktikumnya Anatomi Hewan sih).Waktu itu aku gambar cacing,dan itu jelek deh,sampai kayaknya panah yang kutunjukkan ke cacingnya tidak bisa diidentifikasikan organ apa itu.Nah,waktu itu pulalah aku mengenal langsung beberapa pengajar kami (yang akupun bingung harus manggil kak atau pak).Ada kak Ashari Zain (atau sering disebut King Zain,wkwkwk dan awal idenya dari kong Robin *ups*),kak Masng’uud (aku bingung sih sebenernya nulisnya gimana *eh),kak Arta (yang dikenalin kak Masng’uud), kak Feby (yang nutorin kami), kak Arsa (kakak pengajar praktikum Mikrobio yang asik di dalam dan luar kelas) , dan kalau gak salah waktu itu ada kakak asisten di Tumbuhan dan Klasifikasi (Kak Dira sama Kak Fika). Meskipun di OSN 2014 gak dapet medali,tapi kakaknya lolos pelatnas 2 loh,diam diam udah sangat mendewooo saja.Pas OSN 2015 kemaren dapet perak pertama sih (yaiyalah,yang emasnya juga anak pelatnas kok).Walaupun begitu,mungkin tahun ini kakaknya diberikan kesempatan untuk fokus UN,SNMPTN, dan SBMPTN dan bukan Olimpiade,tetap semangat ya kak!

He : Heheheheheeeeee. Me : Eh,ada engkong. *ups. Masih betah di Jakarta,ayo kita kunjungi engkong ini.Kak Robin Chandra namanya,sekarang di SMAK 3 BPK Penabur Jakarta.Eh,walaupun sama-sama ikut OSN 2012,tapi aku baru menganggap kenal kakaknya pas ikut OSN 2014.Kakaknya ndewo looh,dapet perak waktu itu,dan lolos ke Pelatnas 3.PELATNAS 3 COBA...Bayangkan kamu ikut pelatihan,terus 7 orang lainnya lebih tua dari kamu,dan itu selangkah lagi buat lolos ke INTERNASIONAL. *capslock detected*. Kakaknya unik,tulisannya ehm ehm,kadang bertingkah seperti kakek-kakek,kadang kayak engkong pengumpul uang (read : pengumpul pembayaran jaket The Hybrids). Kalau kita nanya,kakaknya baik yaaa dan gk sungkan menceritakan pelatnas 3 (tentunya ke pihak tertentu).Nah,di OSN 2015 hampir terkena kutukan tahunan OSN (dimana kalau kamu urutan 1 OSP seindonesia pas OSNnya gak dapet emas) seperti kakak kelasku yang kuceritain di bagian kak Amel tadi.Tapi untungnya,jatah emas terakhir masih mau menerima engkong Robin sepenuh hati...Inget waktu itu pernah nonton video pembacaan berita oleh engkong dan temen (ceweknya).Lumayan pas lah kelihatannya jadi pembaca berita.Nah,lolos ke pelatnas 2 lagi tahun ini,sepertinya benar-benar jadi harapan emas IBO untuk Indonesia tahun depan,semangat ya kak!

Optimal Competing Theory (temennya Optimal Foraging Theory) mungkin menurutku cocok untuk style kakak ini pas lagi pelatnas.Asal SMA IPEKA SUNTER,kakak ini juga pernah ikut OSN 2012 dan 2014,dimana pas 2014 dapet perunggu.Nah,kakak ndewo ini adalah peraih absolute winner OSN 2015,Kak Wilson Gomarga. Selain mendewo,kakak ini tipikal orang yang NGAMBIS bersembunyi (tapi ketahuan juga), dan kakak ini pernah sampai di pelatnas 2 IBO 2015.Dan tahun ini,kakaknya lolos lagi ke pelatnas 2...Kalau ngejelasin kritis dan bagus,kadang suka komen sama orang,ala jakarta banget deh...Dengan apple yang bagus itu,kakaknya suka menggunakannya dan kadang di kelas kalau malem gak ada tutor,suka nyetel lagu,entah sambil belajar atau nontonin video yang kadang bikin ngakak.Kalau cerita kadang suka jadi heboh sih *read : heboh gak sama dengan baper*,jadi seru kalau ngedengerin.Menjadi pencilan atas pas pelatnas 1 kali ini dengan duonya kong Robin...Benar- benar harapan emas buat Indonesia nih pas IBO 2016 di Viet Nam nanti (Ayoloh kak,tetap mempertahankan semangat ambisnya!).Oh iya, waktu itu sempat membantu dengan kontribusi paling besar pas ngerjain tugas evolusi dimana kakak yang ngirim tugasnya terlalu menggunakan istilah “hasty generalization” *bilang aja cuma kamu yang belum nonton filmnya*.Eh,tugasnya itu pokoknya tentang Jurrasic Park gitu,kan aku belum nonton,tugasnya dua jam mana sempet nonton filmnya buat ngerjain tugasnya (untung tugasnya kelompok).

Sek sek sek (eh pokoknya kedengerannya gitu).Dewiiiiii asal jawa ini aku lupa apakah ikut OSN 2012 atau gak (maafkan aku kakaaaak...).Kak Fatin Camilla Azhari,nyanyi dong kak (eh itu beda Fatin ya?). Asal kendal (yang orang kadang gak tau letaknya *sabar ya kak) di sebelah baratnya Semarang,kakak ini adalah perwakilan SMA Negeri terndewiii (karena diantara 5 peraih emas OSN 2015,kakaknya ini satu-satunya dari SMA Negeri) walaupun pas pengumuman sempat nangis katanya cemas gak dapet emas (nah kan,kakaknya ngerendah... *eh).Kakaknya pernah ikut OSN 2013 (pas kakaknya kelas 9) dapet perunggu dan sampai pelatnas 1 (*CMIIW kak*), OSN 2014 dapet perak dan sampai pelatnas 2, dan semoga tahun ini bisa lolos ke IBO Viet Nam. Meskipun suka gak ngerti pas kakaknya ngomong Jawa,tapi kakaknya menjelaskan sesuatu berkenaan dengan pembahasan soal/presentasi dengan baik dan bagus kok.Nah,kak Fatin dan kak Amel cukup deket (banget),dan mungkin pas pelatnas 2 makin deket gara-gara cewek yang lolos ke pelatnas 2 cuma kakak berdua ini.

Ayo berburuuuuuuu *masuk hutan* (eh?).Nah,kalimat tadi hanya penggambaran umum si kakak yang sudah ikut OSN 2014 dan 2015 serta sama-sama dapat perak dikedua tahun itu.Bukan dari tanah Jawa,melainkan Sumatera,kakak bernama lengkap Kak Muhammad Faqih A. H. (aku lupa kepanjangan A. H. btw kak *maafkan diriku) merupakan gamers juga.Julukan kakak ini adalah kepala suku,dengan cirinya kalau ketawa suka ngajak berantem.Hal ini muncul karena pernah suatu malem,ketika aku sedang di kamar 3 membahas sesuatu yang berhubungan dengan Biologi dan juga anime + salah satu acara TV (nanti aku ceritain) muncullah suatu spesies yang benar-benar bukan manusia berukuran kecil,tapi hebohnya sekamar (bahkan yang cewek pun sampai menganggap kehebohan itu berasal dari anak pelatnas kimia).Sontak kami yang ada di kamar kaget,berusaha mencari tikus yang bikin adrenalin meningkat.Akhirnya ketemu,dan sempat dibungkus kalau gak salah,terus dibawa ke luar kamar.Kalau gak salah tikusnya lepas lagi,dan Kak Faqih dengan jiwa kesuku-hutanannya (read : gentleman) menangkap tikus itu tanpa memakai apa-apa di tangannya. Lalu tikus itu dibawa ke ruang pembina (yang jarak 2 ruangan dengan kamar 3).Nah,waktu itu ada Kak Zein dan Kak Arsa.Lalu Kak Arsa menawarkan (?) spiritus yang ada untuk dimasukin si tikus. Masuk itu tikus,dan dia langsung mati,matanya berubah gitu,bereaksi sama spiritusnya.Saat memutuskan akan membedah tikusnya (dasar anak bio),kami ke depan kamar yang cewek,mengetok pintunya,dan menunjukkan si tikus di dalam toples berisi spritus dan bilang “mau bedah tikus gak?”.Beberapa saat kemudian kami udah di kelas dan bersiap membedah tikus itu dengan merekam videonya.Heboh dan berkumpullah kami dalam suatu gerombolan dengan ketawa-tawa gak jelas saat membedahnya.Dan beberapa lama,akhirnya selesailah pembedahan itu.Oke,kita pindah yuk...

“Ditunggu dong lanjutan tulisannya...” “Wah tulisanmu sangat menginspirasi”.Nah dua kalimat ini cocok sekali bagi muslimah muda yang satu ini.Muda disini maksudnya berarti bahwa dia masih kelas 10,ya,namanya adalah Salsabiilaa Roihanah.Perempuan asal Malang ini telah bersekolah di sekolah “Pasiad” sejak SMP hingga kini.Si ndewii ini adalah peraih medali emas OSN 2014.Secara resmi,baru ketemu pas mereka lagi transisi TC 1 ke 2 I*** 2014,tapi udah baca blog dan chat sejak setelah OSN 2015 SMP sejak dikenalin The Best Overallnya OSN 2014 Biologi SMP.Nah,selain meraih medali emas OSN 2014 SMP,dia juga menjadi delegasi Indonesia untuk ikut I*** 2014 di Mendoza,Argentina (alhamdulillah waktu itu tim Indonesia meraih 2 emas,3 perak, dan 6 perunggu dan naik dibanding tahun sebelumnya 3 perak dan 3 perunggu).Ternyata beberapa bulan setelahnya, dia tetap memutuskan tetap milih OSK Biologi SMA (ciee setiaaa).Akhirnya dia juga lolos ke OSN SMA sebagai individu kelas 9 bersama tiga orang lainnya (kebetulan tahun 2015 ini OSN-nya beberapa hari setelah UN SMP).Ya namanya ndewii,meskipun katanya gak terlalu yakin dapet medali tetap aja dapet walaupun perunggu.Saat kunjungan ke UGM (read : jalan-jalan) kami sempat menggodanya,apakah bisa dapet medali apa gak bersama kakak kelasku.Di pelatnas kali ini,mungkin dia masih dberikan kesempatan untuk dapet emas OSN 2016 dan bisa ke Inggris yang katanya dia pengen banget ke sana (Sal,nanti titip oleh-oleh dari Inggris ya,read : Baker Street).Walaupun begitu, di komeptisi yang diadakan oleh IPB dia sempat mendadak terkenal (?) karena katanya presentasinya bagus banget (aku gak nonton sih waktu itu walaupun pengen nontonin,sempat berkhianat dikit).Di penutupan pelatnas,masing-masing pelajaran “wajib” ada yang maju dari masing-masing pelajaran buat ngasih pesan dan kesan.Di Biologi,Salsa ini yang maju...Dan alhamdulillah dia benar-benar ngasih pesan dan kesan yang ngena (ke kita maupun ke kakak pembinanyaaa).

Sia********,oke ini adalah trademark penggemar anime self-downloader ini.Meskipun baru ikut yang namanya O-S-N sejak SMA,orang ini sangat mendewooo loh,terutama kalau kita ngomongin tentang (Anatomi dan) Fisiologi Manusia-Hewan.Anak MHT yang merupakan kakak kelas Haryo ini telah terlihat batang hidungnya sejak kompetisi kedokteran yang diadakan oleh Universitas Indonesia (read : NMGBC) dan kakaknya sempat presentasi yang bisa bikin anak bio protes,tetapi tetap ndewoo + juara 2 NMGBC 2015.Kak Luthfian Aby,mungkin kalau murid Pasiad yang lebih muda akan bingung manggil kakaknya (terutama yang dari Semesta sih,kan panggilan kakaknya aby,masa nanti manggilnya aby abi?).Nah,karena pas OSN 2015 kemaren aku cukup nempel (gak nempel amat sih) sama kontingen Biologi yang dari Jakarta,ya makin terlihatlah tabiat anak-anak biologi jakarta,wkwkwk.Ndewoo,dapet perak tepat di atasku pas OSN 2015 di Yogyakarta.Mungkin karena ada pengaruh dengan anime,kakaknya ini jadi santai tapi dapet maksudnya kalau ngejelasin sesuatu (pas lagi debat soal juga gitu sih).Meskipun kakaknya belum dikasih kesempatan mencicipi pelatnas 2,tapi waktu yang ada bisa jadi persiapan kakaknya untuk siap-siap masuk universitas (read : persiapan UN,SNMPTN,SBMPTN, dan NMGBC tahun depan juga). Pasca pelatnas,sempat ketemu di daerah yang cukup panas (read : Surabaya) pas ikut kompetisi Kedokteran-MIPA yang diselenggarakan Universitas Airlangga,Medspin.Kakaknya imba nih dengan timnya,bisa juara 3 dan katanya pas presentasi di depan dokter-dokternya pas final bagus banget. Btw,semangat NMGBC 2016 ya kak!

Oke,tetep betah di Jakarta mari berpindah ke makhluk designer yang easy-going ini.Ndewaaa dan up-to-date nempel ama dia,ya dia adalah pemenang NMGBC 2015 dengan rangking akhir 3.Dari sanalah batang hidungnya terlihat dari jauh,nempel bersama “temen” satu sekolahnya SMAK 3 BPK Penabur.Namanya Vincent Augusta Primayudha,yang juga dapet medali perak pas OSN 2015 kemaren.Eh ternyata,pas 2013 dia juga ikut OSN (dimana aku sangat ansos waktu itu) dan dia perunggu ke 5,keliatan kan ndewonya walaupun dia gak dikasih kesempatan untuk bakar otak masing-masing (reread : TC I***).Nah,kadang kalau malam gak ada tutor dan ada kesempatan berbincang-bincang sama beberapa oknum,dia juga lumayan seru kalau lagi cerita.Ternyata orang ini juga suka ikut lomba-lomba kedokteran sebelum dia OSN di Yogyakarta kemaren,dan itu menambah kenalannya dengan berbagai orang dan bikin dia jadi makin easy-going.Dan,thanks buat idenya bikin jaket pelatnas yang gak terlalu keliatan bionya,tapi cukup promosi IBOnya,hehehe.Kadang jadi agen racism di pelatnas dengan beberapa bagian dari “Dinasti Ming – Pelatnas 1 IBO 2016” dan bikin pelatnas semakin seru ditengah ketengangannya,wkwkwk.Dan katanya,foto-foto di media sosial (lupa entah instagram atau path) dia bagus-bagus loh designnyaaa...

Kumaha atuh kang...Wah,kita udah nyampe di Bandung *loh.Hati-hati kalau di Bandung ya,nanti kamu bisa di-SKSD-in sama dia nih,Adriana Viola Miranda (eh becanda kok).Banyak yang manggil Adri (atau Adriana),tapi dia lebih enak dipanggil Vi atau Viola.Seperti Kak Ihya,evolusinya terbalik nih... Bedanya,dia SMP di Priban (Pribadi Bandung) SMA di SMAN 3 Bandung,yang katanya banyak banget keterima SNMPTN di ITB.Anak kelas akselerasi ini udah aksel masih aja ikut OSN dan dapet perunggu di OSN 2015 kemaren.Awal kenalannya sih pas lagi diskusi sama kak Amel sebelum hari OSN.Kebetulan waktu itu ada dua orang (cowok dan cewek,eh apa tiga ya?) lagi diskusi juga di deket kami (read : diskusinya di depan lift btw).Terus dianya ngomong ke aku,”kenal gak?”.Nah kan,SKSD banget lah akunya belum kenal ya jadi bingung sendiri takutnya dia orangnya sensitif dan lagi pada masa sensitifnya (ya namanya juga perempuan).Lalu kak Amel bilang,dia dulu SMP di Pribadi Bandung.Lah gimana aku mau tau walaupun SMA-nya di Pribadi,akunya aja gak ikut Olimpiade Camp yang disediain “Pasiad”.Kenalan dan kenalan,sampai akhirnya pas lagi heboh-hebohnya karena kesalahan-kesalahan yang kami buat abis ujian praktikum,ya jadi makin tau dia itu orangnya suka ngomong dan gak kayak cewek kebanyakan (eh?).Pas pelatnas,makin seru lagi karena dia bisa nyari bahan pembicaraan yang bagus,dan lumayan juga ngomong ngomong eh gak terasa waktu berjalan cepet.Yang nyebelinnya karena dia orang Bandung,sekali seminggu tu dia pulang ke rumah sendiri pas pelatnas (tentunya pas gak ada kelas ya).Dan dia nih penyebar dan penempel istilah “terbaper dan sejenisnya”ke aku,kan KZL (read : kesel)...Selidik punya selidik,seperti Vincent,ternyata tanpa disadari dia juga ikut OSN 2013 (bilang aja kamunya yang ansos...).Thanks juga buat koneksinya pas bikin jaket,akhirnya jadi juga jaket “The Hybrid” ini,yang lebih easy-going buat dipakai dibanding jaket-jaket tahun sebelumnya (eh btw itu hoodie,bukan jaket).Keturunan dari 5 suku katanya,walaupun yang aku inget cuma Minang sama C*** (eh lu gak keliatan minangnya Vi dan sayang lu gak termasuk Dinasti Ming,ya).

“Aku mah apa atuh...” “Ngambis nih tijoo...; Wilson ngambis nih.... ; dll”.Gak pindah dari Bandung,kenali orang ini.Medalis perunggu ke-9 OSN 2013 ini walaupun C*** tapi nyunda abis kok.Asal SMA BPK Penabur Holis Bandung,dia juga suka pulang ke rumahnya sendiri sekali seminggu pas pelatnas.Pertama kenalan kalau gak salah pas hari praktikum OSN dimana waktu itu bersama duonya Viola,Jason Wijaya namanya.Jason inilah penyebar virus “BISA BISAA” dalam kalangan anak pelatnas biologi.Belum lagi,meskipun dia belum dapet medali di OSN 2015 kemaren,tapi dialah pencetus auto-racism di pelatnas banget,bikin pelatnas jadi seru wkwkwk (read : C***ESE-racism).Berdua sama Viola,mereka suka cerita-cerita berduaan seru gitu,kadang nostalgia sampai beberapa oknum pengen nguping (eh).Mereka pernah bercerita ironinya pelatda,kesetian mereka selama 4 tahun, dan beberapa hal yang seru untuk didengarkan (read : nguping pembicaraan orang).Dia ndewoo loh meski suka ngerendah, nah mungkin karena itu dia masih dikasih kesempatan fokus mengejar emas OSN 2016 dan bisa lolos ke Coventry ditahun 2017 (Semangat ya Jason,BISA BISAAA!).Hal yang menarik dan hati-hati kamu ketipu,walaupun dia merem tapi dia bisa ngelihat loh,hehehehe ditambah lagi dia ngambis (eh rasis nih,bilang aja matanya sipit...).Lumayan waktu itu sempet belajar mandarin kilat (?).Walaupun pencetus auto-racism,tapi tetep aja yang dibully bukan dia (yaiyalah,kan yang terbully Jordan,atau kadang disebut Timmy,Tijo,Momothy,dan sebagaiannya...Wkwkwkwk).Tapi ternyata diam-diam dia juga penggemar Astronomi (duh son,nanti masuk Mikrobio aja,sekalian jadi Astrobiologis kan?).Sangat keliatan dia berpotensi (read : imba) dibagian Molekuler gitu.Nanti kunjungin ya Jason,pas pelatnas 2 berdua sama Viola,titik!

“Eh kak Ikhsan bla bla bla....”,nah kali ini orangnya ngomongnya entah kenapa terdengar terlalu (?) sopan.Makhluk yang nilai UN SMP-nya sangat tinggi ini dan disertainya dengan ketidakfokusan karena ada OSN 2015 (bersama Salsa dan 2 perempuan lain asal Jawa Timur dan Kalimantan Utara,lupa namanya) dalam waktu yang berdekatan sangat ndewooo.Eh,orang bernama Syailendra Karuna Sugito ini ternyata adalah peraih medali perunggu OSN 2014 ke-9 (ciee sama dengan Jason *eh) dan alhamdulillah gak mencicipi pahitnya hasil pembakaran otak (read : TC I*** ; Jason dan Vincent juga gak sih).Sekarang dia kelas 10 di SMA Semesta Semarang dan juga lolos ke pelatnas 2 coba,betapa ndewonya dia.Beruntungnya selain nilai UN yang tinggi menjulang langit,dia juga medalis perunggu OSN 2015.Nah diam-diam, ternyata dia menghanyutkan loh,bayangkan dia bisa milih udang jantan pas pelatnas dengan petasma terpanjang *ups,ini adalah hasil iseng beberapa oknum yang mau ngukur petasma.Aku bingung,apakah virus dari Viola emang udah menyebar atau gimana,tapi aku juga dibilang kalau ngomong nadanya baper *duh.Kalau gak salah,gelarnya adalah terantik pas pelatnas kemaren,ini logic sih,karena selain namanya tidak biasa,cara bicara unik, wajahnya pun langka (read : gak pasaran).Tapi hati-hati yaaaa,dia memiliki kemampuan stalking facebook,ask.fm, dan juga blog,HAHAHA...

Nah,masih betah di Jawa Tengah,ayo kunjungi kakak yang satu ini...Salah satu penghuni kamar 2 (yang juga adalah kamarku) ini baik,baiiiiik banget.Apalagi kalau bangunin kita yang molor (read : kalau aku tidur lagi abis shalat shubuh).Kakak ini merupakan medalis emas OSN 2012 dan mewakili Indonesia ke I*** 2012.Keliatan kan betapa ndewoonya kakak yang juga meraih medali perak di OSN 2015 kemaren ini.Nah sebagai penduduk yang taat dalam melestarikan budaya (?),kakak ini kadang suka ngomong jawa sama sesamanya dimana aku cuma ngerti setetes air dari banyaknya air di samudera.Diam-diam kakaknya ngajak berantem nih,waktu itu kalau gak salah Syailendra ngajak berantem dengan memperlihatkan suatu foto aib.Nah,muncullah ide untuk nyari foto aib satu sama lain.Saat di tengah menjelang akhir,kak Roihan ini memborbardir dengan banyaknya foto saat acara bakar otak (read : TC I***).Wah,Syailendra nih ngajak berantem... (loh).Btw kakaknya tahun ini lebih dikasih kesempatan mengejar universitas dengan jalan UN-SNMPTN-SBMPTN,semoga dapat yang terbaik ya kak...Eh btw yang dikertas testimoni kakak ya yang nulis tentang aku no disorientation?

Malam minggu,hujan, dan kesenangan pas banget buat kakak yang satu ini.Kakak jomblo ngenes (?) bernama Kak Ignasius Willy Nugroho.Asal Rembang (*cmiiw btw kak*),namun kakak ini bersekolah di Pati,Jawa Tengah.Ternyata kakak ini juga mengikuti OSN ditahun 2012,dan benar-benar menunjukkan giginya saat OSN 2015 di Yogyakarta kemaren dengan dapet perak.Pertama kali ketemu,sebenarnya adalah pas sebelum tes OSN dimulai.Malam itu aku berkunjung ke kamar teman sekontingen,yang ternyata temen kamarnya adalah Kak Willy ini. Kalau gak salah saat Kak Willy keluar (ngumpul sesama Jateng mungkin) aku dikamar diskusi tentang Avatar (Air,Udara, dan Api) dan juga OSM vs OSN (ya,dia kan anak IC).Nah,pas pelatnas sendiri kakaknya baugs kalau ngejelasin suatu pertanyaan (ehm,perdebatan) dan pas nanyain kakak pengajarnya juga.Meskipun ngejawa dengan cukup lancar dan wajahpun kayak pribumi,ternyata kakak ini adalah bagian dari Dinasti Ming juga pas pelatnas kemaren yang gak autoracism sih kayak Jason (eh,wkwkwk).Uniknya,kakak ini belajar pake tablet-like laptop (ehm,laptop tapi layarnya bisa dilepasin jadi kayak tablet gitu).Eh,bukan itu uniknya,tapi kalau lagi belajar sama itu tablet,terkadang udah  ketiduran aja,dan tablet itu terabaikan dan sedih rasanya kayak udah jomblo seumur hidup (ah,lebay).Eh,hati-hati kakaknya bisa jadi makhluk nokturnal loh (tidur entah jam berapa gitu,dikelas sendiri... *loh) terus siang kalau gak ada kelas tidur panjang.Selain itu,kakak penghuni kamar 2 ini juga yang paling telat mandi kalau pagi (biasanya sih yang mandi duluan Kak Roihan,atau aku kalau akunya gak mager/ketiduran).Tentunya,ini karena kakaknya molor bangun dan ujung-ujungnya dibangunin kak Roihan juga.

Ambis niiiiih,pake acara pita suara ngeluarin suara yang khas pula...Nah,kakak asal SMAK Petra 2 Surabaya ini memiliki suara yang,entah kenapa antik...Kakak ambis ini bernama Kak Adriel Hernando.Walaupun C*** dan tergabung dalam Dinasti Ming pelatnas kali ini,tapi lumayan kalau ngomong jawa,lumayan unik maksudnya...Waktu pelatnas suka matiin alarm orang di kamar 2 kalau pagi-pagi (iya sih alarmnya ngeganggu,tapi yang masalah adalah kakaknya cuma matiin alarmnya,bukan menegakkan orang yang ngidupin alarm itu hingga lutut dan badannya membentuk sudut yang tegak lurus *Eh).Kakaknya pernah beli buku di toko buku Elvira yang menjual buku-buku yang cukup bagus buat referensi anak bio loh *nah kan ambis...Kata kakaknya sih,itu buat ngehabisin biaya yang dikasih sekolahnya,kalau gak abis bakalan diambil sama sekolahnya (duh,mau kayak gitu *loh).Dari pertengahan hingga menjelang pelatnas selesai,kakaknya dan Kak Wilson saling mendekati loh walaupun ujung-ujungnya kayak tom and jerry meski berantem tapi cocok banget,HAHAHA...Kakak ini adalah peraih medalis perak yang harusnya bisa emas tapi kandas gara-gara seekor serangga kecil di OSN 2015 kemaren.Walaupun ada serangga itu,kakaknya tetep medali itu kan ndewoo sekali,keliatan pas pelatnas urutannya menanjak abis, menemani Kong Robin dan Kak Wilson di atas.Selain itu,pasca pelatnas juga juara 1 Medspin loh, bayangkan betapa ndewo timnya kakak ini (Kak Adriel-Bio,Kak Amel-Kim, dan Kak Raymod-Fis).Walaupun begitu,kakaknya katanya mau mengadikan diri di TOBI (read : pengen masuk SITH) dan kakaknya takut sama darah loooh (silahkan kalau ngefans sama kakaknya dan mau surprise ulang tahun sama darah).OH iya,pas pelatnas kakaknya deket sama kak Amel (yang kimia ya) dan bahkan itu kakak Amel sampai dateng ke kelas Biologi (pas lagi kosong) ataupun mendatangi kerubungan kak Adriel (read : Dinasti Ming) untuk berinteraksi dengan kakaknya.

PAK C****,wkwkwk.Nah yang barusan adalah nama suatu orang yang suka disebut kakaknya ini loh. Jawa sangat mengental,karena kita gak pindah sejak membahas Kak Adriel,kita masih di Surabaya. Kakak ini adalah peraih medali perunggu di OSN 2015 kemaren.Kak Muhammad Iqbal Adi Pratama orang yang kumaksudkan itu.Nah,kakaknya orangnya enjoy banget loh,kadang suka bikin ketawa-ketawa,dan salah satu oknum yang mengukur panjang petasma udangnya Syailendra.Nah di kamar sih kadang suka heboh (kedengeran dari kamarku,kamar kakaknya di kamar 3).Kadang mengeluarkan istilah-istilah Biologi di saat yang tidak diharapkan,contoh : saat nonton film Goosebumps, “jadi keinget tugas mingguan”.Nah dan lebih-lebih,kakaknya terlalu suka ngomong jawa,dengan jawa yang kental disaat ada orang yang gak ngerti jawa berada di dekatnya,kan gak seru kalau gak ngerti... Pernah bikin meme juga kalau gak salah pas ada foto salah satu diantara kita pas abis nonton Goosebumps yang pas dibikin meme.Kakaknya bikin pelatnas jadi makin rame,dimana pas awal pelatnas serasa arwah persaingan gak mau enyah dan kurang deket satu sama lain.Btw thanks kak waktu itu mau ngirimin program sistematikanya ke aku,disaat laptopku gak bisa detect flashdisk (alhamdulillah udah sembuh *eh)...

Ter........lambat evolusinyah...Wkwkwkwk...Kakak peraih medali perak OSN 2012 dan 2015 ini kabar-kabarnya ngeri loh (hm,mungkin sedikit memiliki kadar psikopat yang lebih tinggi dari rata-rata?)... Bernama Kak Ekapaksi Wisnumurti,asal SMA Kesatuan Bangsa Bantul,sama dengan kak Amel yang kuceritain di awal tadi.Tapi gak psikopat ya,kakak ini gamers yang benar-benar gamers btw.Berdua dengan Kak Iqbal,juga menyukai yang ala ala rusia gitu (hmmm...).Kalau berpendapat pas lagi bahas soal lumayan deh,berkelas.Alasan dibalik julukan terlambat evolusinya adalah kakaknya sangat menempel dengan alam dan lihai meniru hewan-hewan.Bahkan,pas kita jalan-jalan di tahura (Taman Hutan Rakyat) kakaknya sempet ngusir ayam dengan gaya hewan gituh...Yang unik dari kakak ini adalah phobianya...Bayangkan saja,kakak ini phobia sama makhluk invertebrata yang mungkin menyenangkan bagi anak-anak kecil.Termasuk ke filum Annelida,dan kelas Oligochaeta adalah Cacing Tanah.Aku juga bingung kenapa kakaknya malah takut sama ini hewan,yang salah satu nama spesiesnya Lumbricus terestis.Waktu itu lagi praktikum membedah dan mengelompokkan cacing tanah.Sempat terfikir ngebahas cacing besar alaska yang di Spongebob ukurannya jauh lebih besar dari tupai.Dan setelah disearch di google,ternyata ukurannya gak selebay di Spongebob,kalau dikira-kira,seukuran bulatan jempol-telunjuk lebih kurang diameternya 5 cm.Lalu,ada beberapa oknum yang mengerjai Kak Paksi.Seingetku waktu itu agak hujan,namun hujan lebatnya setelah kejadian yang satu ini (*cmiiw*).Tiba-tiba saja Kak Paksi ini udah di lantai 2 (pertengahan lantai 1 menuju lantai 2 ih aslinya) dan meloncat ke bawah gara-gara ketakutan bakal ditakutin sama cacing.Belum selesai,mungkin agak paranoid juga,kakaknya ngambil galon di dispenser (udah kosong sih kayaknya) terus lari-lari sampai di Mesjid Wisma dan karena benar-benar ketakutan,lari keluar wisma masih pake jas lab sambil bawa bawa galon terbirit-birit.Aku gak terlalu menikmati sayangnya,waktu itu sekitaran Shalat Ashar sih.Nah yang lucu lagi adalah habis ujian praktikum akhir,kan waktu itu bedah cacing ya (duh cacingnya gerak gerak gak mau dibedah,gak pingsan...).Kak Paksi sengaja nahan diri biar gak takut sama cacingnya,dan pas selesai tes,kakaknya langsung langkah seribu kaki (read : lari) sampai kakak pembina manggil gara-gara kebawa alat bedahnya juga.Kak Paksi beraniin masuk kedalam dan langsung ngasih alat bedahnya dan lari lagi...

Bakar otak Bakar otak...Eh,ini cuma cerita awal bertemu sama dia ya (read : TC I***).Dia adalah peraih medali perunggu pertama OSN 2013 dan 2015.Handika Putra,orangnya pendiam walaupun begitu diam-diam gini dia mendewoo sangat loh...Buktinya,tahun ini dia lolos ke pelatnas 2.Dia adalah penghuni kamar 3 yang kadang rusuh,dan cuma dia anggota kamar yang pendiam.Mungkin karena dia juga merasakan pahitnya ngebakar otak kali ya,dan mungkin dia sebenarnya gak pendiam tapi cuma bagi orang yang cocok sama dia *mengkhayal*.Mungkin dia perlu latihan lebih lanjut untuk presentasi,barangkali...Entah kenapa aku kefikiran begitu.Dia juga mirip jalan evolusinya dengan beberapa orang diantara kami, SMP Negeri SMA “Pasiad” dimana dia bersekolah di Sragen,SMAN SBBS.Nah,jawanya lumayan juga nih meskipun gak terlalu diumbar-umbar,kan dia pendiam.Salah satu hal yang teringat juga adalah habis nonton suatu film abis (pengumuman) pelatnas malem-malem dimana hanya beberapa oknum yang ikut dan akhirnya minta tolong mas-mas di depan bioskop untuk ngefoto (padahal jam 12 malem loh itu).Dan waktu pulang akhirnya kami memutuskan jalan kaki dari BIP (Bandung Indah Plaza) ke Wisma Kartini.

Empek,empek...Eh,ini bukan ngomongin tentang makanan khas Palembang yang akan jadi tuan rumah OSN 2016 ya...Itu adalah suara khas yang keluar dari mulutnya.Makhluk yang terlalu santai ini adalah Rio Nevin peraih medali perak di OSN 2015 kemaren.Sejak SD,ke-ndewoo-annya terbukti karena dia pernah ikut IMSO.Walaupun di SMP ikut OSN 2013,sepertinya dia gak dikasih kesempatan ikut acara self-brain burning (read : TC I***).Dia adalah gamers yang cukup ulung,bahkan disaat yang lain ke mall buat nonton,dia malah ke game station (?) buat ngedance (apalah itu namanya) dan bahkan didukung ibunya loh,waktu itu sehari setelah pelatnas dimana aku belum balik ke habitat asli.Selain itu,dia juga nempel sama Syailendra orangnya.Saking nempelnya,bahkan Rio ngedance Syailendra nemenin...Mungkin saja ada sesuatu dibalik kedekatan mereka ini *loh.Yang paling nyebelin dari dia adalaaaaah................. Gak mau difoto.Padahal pas perang foto aib,ada foto masa kecilnya yang terlihat ikhlas difotoin. Pada akhirnya ketika ada foto-foto dari majalah kemdikbud dan foto terakhir pas pelatnas 1,dia mau juga difoto walaupun maksa sih,hehehehe...

Hm....Pindah ke orang yang satu ini...Hmmmmmm....Intro yang bagus buat dia apa ya?Eh,namanya sendiri aja deh jadi intronya,anak asal SMA Taurna Nusantara ini bernama Bagus Wijaya Kusuma... Dia adalah peraih medali perunggudi OSN 2015 di Yogyakarta kemaren.Nah,katanya dia adalah adik kelasnya salah satu peserta pelatnas tahun kemaren,kak Tio asal SMAN 1 Mataram...Asumsikan saja itu benar,karena kalau ngeliat wajahnya aja gak bisa ketahuan dia asli orang mana,meskipun keliatan wajah-wajah TN gitu sih,hehehe...Tapi cukup masuk akal sebetulnya,karena kayaknya dia gak ngomong jawa pas aku mendengar suaranya...Dia ini kalau tidur kayaknya gak betah kalau ada suara yang keras-keras gitu.Dia juga memiliki sura yang tegas tapi lembut gitu *loh.Dia juga lumayan percaya diri tapi gak kepedean dan kadang suka ngerendah,walaupun begitu kalau sama orang lain dia baik loh...Oh iya,dia juga ikut nonton film abis (pengumuman) pelatnas loh btw...Saatnya kita bermigrasii...

Masih betah di Jateng,kakak yang satu ini cukup pendiaaam,keliatannya...Walaupun kakaknya emang pendiam sih *eh. Kakak ini adalah peraih medali perunggu OSN 2012 dan perak OSN 2015. Merupakan kakak kelasnya Handika,Kak Muhammad Ilham Dhiya R. (nah lagi-lagi aku lupa singatan terakhirnya *duh).Walaupun begitu,kakak ini SMP-nya di Jateng ya,bukan di Jatim.Sejauh yang aku tau,kakak penggemar anime ini asik-asik aja tapi ngomongnya gak seheboh pasukan kamar 3 lainnya *dalam artian, sepertinya ngomong seperlunya*.Jawanya kakak ini cukup keliatan dan kedengeran, walaupun gak jatuhnya khas kayak Jordan ataupun Kak Iqbal.Hmmm,sama kakaknya biasa aja sih gak ada yang terlalu extravagant...Tapi jadi keinget pas tes praktikum,kakaknya nyebut “15 orang pertamaaaa....”.Pas tes tengahnya,semua pada semangat mau masuk ruangan duluan (termasuk aku wkwkwk) bahkan udah siap-siap senjata.Tapi,pas tes akhir kayaknya ada beberapa orang yang mulai kehilangan semangat hidup,eh semangat tes.Bahkan sampai pas tes praktikum masih ada 1 kursi yang tersisa di kloter pertama.Kakaknya samapi bilang kalau gak masuk-masuk nanti pas yang kedua ada satu orang yang kebagian di kloter kedua.Ternyata,yang muncul bukan cowok...Dan dengan berbesar hati mengorbankan jiwa dan raga *eh otak maksudnya* Kak Fatin pun masuk ruangan. Tentunya kami kadang meneriakkan jargon yang ditularkan Jason, BISA BISAAA...Nah sudah cerita tentang itu,nah kakaknya ndewoo loh ternyata,lolos ke pelatnas 2 kali ini.

Dengar....Seluruh Angkasa Raya....Loh,kok malah nyanyi ya...Eh tenang aja,ini lagu yang mendeskripsikan orangnya kok.Namanya Royyan Iftikhor Amany yang sama-sama bersekolah di kota yang sama denganku,Kota Tangerang Selatan yang tanggal 9 Desember kemaren ada pemilukadanya *itu kan serentak seindonesia,meskipun gak semua kabupaten/kota di indonesia sih*.Nama panggilannya meragukan karena mirip sama Kak Roihan,dan mungkin juga Salsa kalau dia dipanggilnya Roihanah.Lagu di awal tadi adalah lagu yang dinyanyikan beberapa oknum karena waktu foto-foto abis nonton Goosebumps,pas foto dia di zoom,agak keliatan seperti mantan presiden RI yang ketiga,eh yang kedua Alharhum Jenderal Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto.Dia adalah penggemar anime yang sangat baik meminjamkan charger laptopnya (Eh Viola juga pernah minjemin sih) dan sangat dekat dengan salah satu penghuni kamarnya sendiri.Orang yang ku maksud adalah Kak Aby.Saking deketnya,bahkan mereka pernah main tepuk tangan (*aku gak inget itu nama permainan aslinya apa*) dengan riang dan gembira,pas lagi kelas praktikum.Dan kedeketan itu juga yang mungkin bikin mereka tidur di kasur yang deket-deketan (Kak Aby di kasur atas,Royyan di kasur bawah ; ehm,bt arti kakak di atas apa ya Kak Aby dan Kak Iqbal???).Menjelang OSN,aku sebenernya agak kesel *mungkin* saat dimana oknum biologi yang dari Banten selain yang KB kompak ikut pelatihan yang dari TOBI disaat yang lain pelatda.Itu kan bikin KZL (kesel).Sebenernya bukan masalah besar sih,tapi mereka kompak gitu bareng-barengnya bikin pelatda tandingan (?).Sebenernya aku sebut gitu gara-gara yang kontingen Jakarta semua tim bionya diikuti pelatihan TOBI *ngarep Banten juga gitu,sih* (eh).

Ayo ke Bali! (eh pengen sih ke Bali,kalau gratis wkwkwkwk).Eh maksudnya dalam arti konotatif kok, karena yang satu ini asalnya dari Bali,SMAN 4 Denpasar.Adik kelas yang berjarak beberapa tahun dengan salah satu pengajar kami ini bernama I Putu Prakarsa W. (lupa lagi deh kepanjangan yang di belakang).Dia adalah peraih medali perunggu di OSN 2015 kemaren,dan awalnya dia sangat terlihat pendiam di kamar 2.Tapi lama-lama dia membaur kok,kadang suka ngobrol sama Kak Roihan,Kak Willy, hm juga aku sih (bilang aja semua penguni kamar 2).Oh iya,jadi keinget waktu itu kakak pengajar yang aku maksudkan berbincang-bincang di depan kelas (di luarnya maksudku) dengan beberapa orang diantara kami,tentang berbagai hal mulai dari perjuangan kakaknya pas Indonesia baru-baru ikut IBO dan dulu peserta pelatnasnya bukan dari OSN (tapi ada seleksinya gitu),pas baru-baru ngajar juga setelah tamat dari ITB,hingga ngomongin IBO 2015 di Aarhus,Denmark kemaren (kebetulan kakaknya mendamping TOBI 2015 ke sana).Seru sih ngedengerin kakaknya cerita,dan ngejawab pertanyaan dari beberapa orang (bukan tentang materi biologi,ya).Waktu itu hampir gak makan malem sih,thanks buat salah satu kata kakaknya tentang I***.Prakas ini juga tangguh loh, merupakan penghuni kamar 2 yang terakhir ninggalin kamar pas yang lain termasuk aku udah balik. Waktu aku masih di sana dia sempat minta temen (atau kakak kelas ya?) satu sekolah yang ikut pelatnas kimia buat beliin oleh-oleh *ah,mager nih Prakas* gitu.Dan dia juga mungkin dikasih kesempatan ikut dari awal lagi (OSK 2016) untuk mengasah terutama kemampuan berbaur sama yang lain dan juga ngomongnya,hehehe.

Double E,Extremely Extrovert.Nah,ini menggambarkan orang yang aku maksud.Sebenernya ini ada pengaruh dari asalnya sendiri,Kota Medan Provinsi Sumatera Utara (ehm,aku ngerti mungkin gara-gara sama-sama dari Sumatera kali ya...).Pada saat pertama ketemu aku bingung sih dia aslinya kelas 11 atau 12,ya tampangnya agak terlalu keras sih ya.Awalnya dia terlihat terlalu ngambis dan agak menjaga jarak dari beberapa orang.Namun ternyata enggak loh,dia malah kalau ngomong/cerita/ ngomentarin sesuatu malah terlalu frotal dan bahasanya agak....hmm...gitu deh.Mungkin aku agak kurang gimana gitu jadinya kalau mau ngomong sama dia ini.Asal SMA Sutomo Medan,Andrea Laurentius ini adalah peraih medali perunggu di OSN 2015 yang tingkat keambisiusannya hampir menyamai Kak Adriel dan Kak Wilson (yang artinya,hm tinggiiii...).Entah kenapa,aku kalau ketemu orang-orang Sutomo,ketemunya yang (terlihat dan memang) ambis melulu.Disamping keambisannya di biologi,ada satu hal yang bikin agresif beberapa individu berkromosom 44 + XY saat akan pergi jalan-jalan ke Tahura (Taman Hutan Rakyat).Di saat yang lain naik angkot yang isinya laki-laki semua, dia malah naik angkot yang isinya cewek semua (meskipun dia duduk di samping supir ya).Sontak itu membuat beberapa makhluk menjadi agresif dan hampir melakukan rencana-rencana yang bener- bener pas buat dia.Karena keambisiusannya,dia bisa lolos ke pelatnas 2 kali ini.Dia juga pencari wifi (Eh gak tau sih nyari wifi apa gak),sampai bermukim di kamar 3 (btw dia anggota kamar 2) dengan laptopnya dan juga nonton Pak C**** sama Kak Iqbal dan penghuni kamar 3 lainnya.

Selanjutnya,akan ada dia yang merupakan siswi asal MAN 3 Malang,yang dulunya SMP Semesta Semarang – sehingga termasuk evolusi terbalik juga.Bernama Saskia Ardine Zhafira,dia adalah peraih medali perunggu di OSN 2015 kemaren.Gak banyak yang bisa aku ulik dari dia,kami juga gak terlalu deket.Tapi ada suatu saat Saskia,Viola, dan satu lagi gak tau siapa,rekaman gitu buat ngucapin ultah seseorang,sekitaran jam makan siang,dan kalau gak salah mereka juga memintaku ngefoto mereka (*cmiiw*).Dia juga ikut nonton film malem-malem abis (pengumuman) pelatnas.Btw,malang kotanya bagus loh teman-teman (juga kota Batu yang ada didekatnya),aku juga sempat ngelewatin sekolah dia pas pergi ke Malang bulan Desember ini.
Hm,pindah ke orang yang satu ini.Berasal dari Madiun,Jawa Timur.Ia belum mendapat medali di OSN 2015 kemaren,tetapi memiliki keberuntungan yang cukup tinggi karena masih dipanggil ke pelatnas kali ini.Namanya adalah Alfina Husni Dzarrah.Gak banyak yang bisa dibahas dari dia,karena aku gak terlalu deket sama dia pas pelatnas kemaren.Nah tapi,mungkin dia diberi kesempatan untuk fokus ngulang dari awal lagi,OSK ditahun depan (2016).Hal yang unik darinya adalah di grup line TOBI.Di saat ada pembicaraan beralih ke arah g**,entah kenapa dia malah muncul.Meskipun akhir-akhir ini gak ada pembicaraan tentang itu,diapun juga gak muncul.Mungkin dia terlihat lebih dekat sama Saskia kali,ya ikatan kontingen mungkin...Dan satu hal lagi tentang dia,dia juga ikut bareng pas nonton film abis (pengumuman) pelatnas. Waktu pengumuman tes tengah,waktu itu kakak ini yang sekamar dengan Alfina dan Viola diskusi siapa yang keluar untuk ngeliat sesuatu itu (hm,waktu itu aku post di line,di depan kelas ada sesuatu,hehehehe).Dan akhirnya Viola sendiri yang keluar.Pas ngeliat hasilnya,Viola gak enak sendiri mau balik ke kamar,terutama pas ada yang ngepost hasilnya di grup line.

Dan yang terakhir....Kita terbang ke waktu indonesia tengah (WITA).Mendarat di tanah Sulawesi,ada kakak yang satu ini.Kak Khairunnisa F. Ilato (kali ini aku lupa kepanjangannya ditengah...).Kakak ini berasal dari MAN IC Gorontalo,tentunya di provinsi Gorontalo dan meraih medali perunggu di OSN 2015 kemaren.Panggilan kakak ini bikin telingaku agak gimana gitu,secara panggilan kakaknya Kak Nisil.Ini sempat aku tanyakan ke kakaknya pas bikin tugas dari kak Arsa,sekelompok sama Viola dan Saskia juga kalau gak salah (waktu itu mau ngecopy The Sims 4 dari Viola tapiiiii...).Ngomong-ngomong tentang kejadian kamarnya yang berhubungan dengan Viola tadi (bagian Alfina),Violanya bener-bener gak balik ke kamar sampai entah jam berapa gitu.Viola malah cerita-cerita sama Jason terutama,aku juga,dan kadang diselingi sama Kak Wilson dan Kak Adriel yang seingetku lagi di kelas. Dia cerita tentang masa depannya setelah pelatnas 1,berhubung dia anak akselerasi SMA yang tamat tahun ini juga dan juga ngomongin beberapa hal lain.Sampai waktu itu ketemu salah satu anak Astronomi asal Semesta (kasih tau gak yaaa?) yang seingetku lagi bawa baju TOASTI (grupnya anak pelatnas astro gitu,kalau biologi TOBI).Viola juga ngomong-ngomong sama dia (yah,Viola SMP di “Pasiad” juga sih) dan pas aku udah balik ke kamar pun Viola masih betah di depan kelas gara-gara galau mau balik ke kamar.

Itulah profil ketigapuluh (eh,dua sembilan,kan aku gak ngedescribe diri sendiri,wkwkwkwk). Dari mereka semua,aku belajar banyaaaak hal,alhamdulillah bisa bertemu mereka selama setidaknya tiga setengah minggu.Semoga takdir yang ada ini adalah yang terbaik untuk kami, dan tetap berjuang semuanya!Inilah akhir postingan kali ini,semoga kalau tangan gak pegel ada tulisan selanjutnya.

Reach your dream with Passion,Hardwork,Pray to Allah,and Tawakkal! #3G-IBO 2016
Who will be the next 4 people in TOBI?

2 komentar:

  1. Dasar tercurhat, tulisannya panjang banget :p

    Gua baru sempet baca sekarang niiih hahaha waktu itu gua bacanya cuma yang bagian gua doang, eh di bawah-bawah "Viola" juga banyak disebut gituyaa HAHAHA geer bat gua :p bikin baperrr fix bikin kangen kalian semua... semoga suatu saat nanti ada kesempatan buat kita ngumpul bareng-bareng lagi ya, secepatnya aamiin :)

    Semangat pelatnas 2-nya sann! Jangan baper mulu, nanti gua harus sering ke wisma buat dengerin lo dong (lah jiji nyambungnya apa Vi). Insyaallah, berkesempatan jadi wakil TOBI tahun ini yaa. Ya gua sih kalo lu entar ke Hanoi nitip emas sama oleh-olehnya aja :p tetep ambis dan rajin buat ngimbangin kejeniusan lu san, semoga yang terbaik!

    BalasHapus
    Balasan
    1. perasaan kalau panjangan postingan salsa bisa lebih panjang deh wkwkwkwk :v
      Makasih do'a dan semangatnyaaaa :D kalau titipannya minta ama yg lain yaaaa :3

      Hapus